Ini Hukum Menggosok Gigi Saat Puasa

by
August 1st, 2012 at 2:44 pm

CiriCara.com – Hampir setengah perjalanan umat muslim sudah menjalankan ibadah puasa. Untuk semakin memantapkan puasa Anda tahun ini, ada baiknya memperdalam ilmu, terutama ilmu mengenai puasa.

Selain masalah mimpi basah saat puasa, beberapa orang juga sering menanyakan hukum menggosok atau menyikat gigi dengan pasta gigi (odol) saat berpuasa. Kalau begitu, silakan baca penjelasan berikut.

1. Hukumnya Makruh

Menggosok gigi dengan menggunakan pasta gigi yang rasanya sangat kuat saat puasa hukumnya adalah makruh. Pasta gigi ini biasanya membuat orang yang memakainya tidak bisa mencegah rasa masuk ke dalam. Efek pasta gigi ini juga berlangsung cukup lama. Karena mempunyai rasa dan efek yang lama, menggosok gigi dengan pasta gigi ini hukumnya menjadi makruh.

Perlu Anda ingat, pada masa Nabi Muhammad SAW belum ada pasta gigi dan masih menggunakan siwak. Itulah sebabnya banyak ulama yang mengatakan kalau hukum menggosok gigi adalah makruh.

2. Boleh

Menggosok gigi dengan pasta gigi hukumnya boleh, jika pasta gigi yang digunakan rasanya tidak terlalu kuat dan efeknya berlangsung singkat atau cepat. Cukup dengan berkumur-kumur rasa pasta gigi akan hilang dan puasa juga tidak akan batal. Karena dalam mulut itu dihukumi sebagaimana bagian luar tubuh.

Baca juga: Bolehkah Menggosok Gigi Saat Puasa?

“Aku melihat Rasulullah SAW menggosok gigi padahal beliau sedang puasa,” (H.R. Ahmad dan Bukhari). Agama Islam juga mengajarkan bahwa kebersihan adalah sebagian dari iman. Jadi, menggosok gigi diperbolehkan asal menggunakan pasta gigi yang efeknya tidak terlalu kuat dan menggosok gigi tidak boleh berlebihan.

Untuk menghindari gosok gigi menjadi makruh, sebaiknya hindari menggosok gigi di siang hari. Biasakanlah untuk mengosok gigi sebelum waktu imsak, sehingga saat waktu puasa tiba rasa pasta gigi sudah hilang. (YG)

Comment di sini