Olimpiade 2012: Inilah Kontroversi Ganda Putri Bulutangkis

by
August 1st, 2012 at 3:41 pm

London (CiriCara.com) – Para penonton yang kecewa meneriaki pertandingan ganda putri bulutangkis yang berlangsung di Wembley Arena. Mereka merasa kecewa karena para atlet tersebut terlihat melakukan kesengajaan. Mereka terlihat tidak bersungguh-sungguh.

Kontroversi di cabang olahraga bulutangkis tersebut terjadi dibabak penyisihan grup partai terakhir. Masing-masing pasangan, terlihat melakukan kesengajaan untuk mengalah. Bahkan, wasit Thorsten Berg terpaksa memberikan peringatan.

Berikut kontroversi yang dikutip dari BBC Indonesia:

1. Menghindari bertemu dengan sesama rekan

Kontroversi yang pertama terjadi pada pertandingan antara pasangan China, Yu Yang dan Wang Xiaoli menghadapi pasangan Korea Selatan, Jung Kyung-eun dan Kim Ha-na. Kedua pasangan ini sering melakukan kesalahan mendasar yakni, menyangkut di net.

Kedua pasangan ini sebelumnya sudah dipastikan lolos ke perempat final (menang ataupun kalah). Dan pemenang dalam pertandingan ini akan menghadapi ganda China, Tian Quing dan Zhaou Tunlei di babak perempat final.

Karena itulah, pasangan China, Yu Yang dan Wang Xiaoli terlihat sengaja mengalah untuk menghindari pertemuan dengan rekannya itu. Dugaan ini diperkuat dengan buruknya pertandingan yang ditampilkan oleh pasangan China ini. Padahal mereka dikenal sebagai pasangan terkuat di Olimpiade 2012 ini.

Alhasil, pasangan Korea Selatan berhasil menang dalam 23 menit dengan skor 21-14 dan 21-11. Sehingga dua ganda China kemungkinan bisa bertemu di final.

2. Kartu hitam

Kontroversi kedua terjadi saat pertandingan pasangan Korea Selatan, Ha Jung-Eun dan Kim Min-Jung melawan pasangan Indonesia, Meiliana Juahari dan Greysia Polii. Wasit Berg terpaksa mengeluarkan kartu hitam (diskualifikasi) karena merasa ada yang janggal.

Namun keputusan itu akhirnya ditarik kembali setelah ada protes dari tim Indonesia. Pertandingan pun kembali dilanjutkan dan pasangan Korea Selatan berhasil menjadi pemenang dengan skor 18-21, 21-14 dan 21-12.

Kedua pasangan ini sebenarnya sudah dinyatakan lolos babak perempat final. Dan pemenang dalam pertandingan ini akan berhadapan dengan pasangan China, Yu dan Wang yang dikenal sebagai pasangan terkuat.

Dan saat pertandingan, baik pasangan Indonesia ataupun Kosel, keduanya terlihat mengalah agar tidak bertemu pasangan terkuat China itu di parta perempat final. Karena menghindari kemenangan, pertandingan pun terlihat tidak serius dan disengaja.

Saat ditanya oleh wartawan, hampir semua pemain mengaku telah menampilkan kemampuan terbaik mereka. Namun sayang, wasit tidak percaya dengan hal itu karena di partai sebelumnya mereka bisa tampil lebih baik dan lebih ‘ngotot’.

Karena dianggap ganjil, pihak IOC memilih untuk menyerahkan masalah itu kepada BWF. Kabarnya, BWF memutuskan akan memberikan hukuman kepada keempat pasangan tersebut karena dianggap “tidak memberikan upaya terbaik untuk memenangkan pertandingan.” (YG)

Comment di sini