Akses Situs Porno, Pegawai Kementrian Pertahanan Ditegur Atasan

by
August 3rd, 2012 at 4:00 pm

Arlington (CiriCara.com) – Budaya menikmati video, situs, maupun gambar porno bukan hanya masalah yang terjadi di Indonesia. Faktanya, tidak hanya anggota pemerintahan Indonesia yang sudah sering kedapatan mengakses situs porno di tengah-tengah jam kerja ataupun jam dinasnya.

Ternyata Amerika Serikat mengalami masalah yang sama. Baru-baru ini tersebar kabar bahwa ada seorang anggota Kementerian Pertahanan Rudal AS (Missile Defense Agency) kedapatan mengakses situs porno pada saat bekerja.

Mengetahui anak buahnya ada yang melanggar peraturan, Direktur Eksekutif kementerian pertahanan itu, John James Jr., langsung menuliskan surat peringatan kepada si anggota.

Bloomberg News melaporkan isi surat tersebut pada hari Rabu (1/8/12) lalu yang bertuliskan seperti di bawah ini:

Specifically, there have been instances of employees and contractors accessing websites, or transmitting messages, containing pornographic or sexually explicit images…

These actions are not only unprofessional, they reflect time taken away from designated duties, are in clear violation of federal and DoD and regulations, consume network resources and can compromise the security of the network through the introduction of malware or malicious code.

Tepatnya, ada sebuah kasus pelanggaran yang dilakukan anggota, yaitu mengakses situs, mengirim pesan ataupun gambar yang berbau pornografi…

Hal ini bukan saja dinilai tidak profesional tapi juga menunjukkan bahwa waktu dinas terbuang untuk hal tersebut. Tindakan ini jelas-jelas pelanggaran terhadap peraturan federal dan DoD dengan menggunakan sumber daya jaringan pemerintah untuk mengakses situs yang dapat membahayakan jaringan internet negara melalui pengenalan kode berbahaya.

Sebelumnya Nielson Company pernah mencatat ada 21 juta warga Amerika yang mengakses semacam situs porno dari komputer kantor pada bulan Maret 2010 lalu. Jadi, ini bukanlah kasus yang pertama di Amerika Serikat. Ternyata banyak warganya yang senang membuang jam kerja hanya untuk mengakses situs porno dengan menggunakan komputer kantor.

Hal seperti ini tidak sepatutnya dilakukan oleh instansi negara, apalagi Kementerian Pertahanan. Kementrian tersebut adalah departemen yang paling penting bagi sebuah negara.

Mengingat bahwa zaman sekarang ini dunia semakin canggih dan banyak penjahat yang sudah menjadi peretas ulung, tidak tertutup kemungkinan kalau sebuah negara dapat diserang melalui situs internet dengan virus berbahaya, yang diakses oleh anggota pemerintahannya sendiri. (yk)

Huffington Post

Comment di sini