Pesepakbola Remaja Ditekel, Kanker Tulang Pun Terdeteksi

by
August 6th, 2012 at 11:11 am

Daily Mail

CiriCara.com – Dalam olahraga sepakbola, tentu kita mengenal istilah tackle (tekel). Ini adalah salah satu upaya yang dilakukan setiap pemain sepakbola jika ingin menghadang lawannya. Istilah lain yang sering didengar untuk aksi ini adalah jegal.

Pada umumnya, tekel yang dilakukan dengan sangat keras akan mengakibatkan cedera. Namun, siapa sangka kalau tekel yang satu ini malah menyelamatkan nyawa seorang pesepakbola remaja.

Dia adalah remaja laki-laki yang berusia 16 tahun, Kris Dunn. Sepakbola adalah bagian dari hidup Kris. Dia sangat suka dengan olahraga ini. Sekarang dia bermain untuk sebuah tim lokal di daerahnya. Ketika sedang membela tim-nya ini, Kris dijegal oleh pemain lawan, dan tepat mengenai lututnya. Saat itu, Kris tidak langsung tumbang. Dia masih dapat melanjutkan sisa pertandingan tersebut.

Namun, keesokan harinya muncullah sebuah benjolan sebesar bola golf pada bagian belakang lutut kanannya. Ketika pergi ke dokter, tidak ditemukan hal yang berbahaya pada lututnya itu. Dokter yang memeriksanya mengatakan kalau benjolan itu sebagai akibat dari pembengkakan otot lututnya saja.

Akan tetapi, setelah itu, Kris malah merasakan sakit yang semakin hebat. Lutut Kris bukan menjadi sembuh, melainkan semakin parah. Setelah 7 minggu menahan rasa sakit itu, akhirnya Kris ke dokter lagi untuk melakukan rontgen.

Hasilnya sangat mengejutkan. Ternyata benjolan itu adalah sejenis tumor pada lututnya. Diagnosa lebih lanjut mengatakan kalau Kris mengidap kanker tulang stadium awal.

Dokter yang memeriksanya mengatakan bahwa deteksi awal atas kanker tulang yang dialami Kris memberikannya kesempatan untuk bertahan hidup 2x lebih besar.

Mendengar apa yang dikatakan dokter padanya, Kris yang tadinya sangat marah karena tekel yang dilakukan lawan mainnya itu, sekarang dia justru berharap dapat menjabat tangan orang tersebut dan mengatakan terima kasih padanya. Kris menganggap bahwa tekel itu adalah penyelamat hidupnya, sehingga dia bisa menjalani pengobatan sedini mungkin atas kankernya.

Kedua orangtua Kris pun tidak menyangka kalau sebuah tekel yang sangat keras dapat membantu Kris mengetahui kanker yang selama ini ada di dalam tubuhnya.

Berkat deteksi awal itu, kini Kris sudah mulai menjalani kemoterapi dan serangkaian pengobatan lainnya untuk menghilangkan sel kanker pada lututnya itu. (yk)

Daily Mail

Comment di sini