Unik! Masjid Ini Terbuat Dari Lumpur

by
August 6th, 2012 at 10:59 am

CiriCara.com – Masjid yang digunakan untuk beribadah salat oleh umat muslim pada umumnya dibuat dari beton yang kuat. Namun, lain halnya dengan Masjid Djenne di Afrika Barat. Masjid ini terbilang unik karena terbuat dari lumpur yang dipadatkan.

Masjid Djenne dibangun pada tahun 1907 dan murni menggunakan bahan dasar lumpur. Selain menggunakan lumpur, masjid ini juga menggunakan kayu untuk menjaga lumpur tetap kuat. Lokasi masjid ini berada di Kota Djenne negara Mali di Afrika Barat.

Bentuk bangunan Masjid Djenne ini terlihat seperti sebuah benteng dengan beberapa tonjolan seperti kubah. Masjid unik ini mempunyai wilayah yang cukup luas yakni sekitar 5.625 meter persegi. Masjid megah ini juga telah mendapat pengakuan dari UNESCO sebagai situs bersejarah dunia.

Seperti yang dikutip buku “101 Historic Hideways”, Kota Tua Djenne dikenal sebagai pusat penyebaran Islam di Afrika. Selain bersejarah, Masjid Djenne juga sudah termasuk dalam kategori bangunan lumpur terbesar di dunia.

Lumpur dikenal sebagai bahan bangunan yang lemah dan mudah retak. Namun, lumpur yang dipakai di Masjid Djenne ini tidaklah sebarangan sehingga kuat dan aman. Sebelum digunakan, bata lumpur (ferey) dikeringkan dulu menggunakan panas matahari.

Semua dinding Masjid Djenne dibalut dengan menggunakan lumpur. Sehingga dinding masjid yang unik ini akan terlihat berwarna cokelat. Jika dilihat dari luar, bangunan ini terlihat halus dengan lekukan-lekukannya yang teratur.

Pemilihan lumpur sebagai bahan bangunan ternyata karena alasan iklim panas di Afrika. Dinding lumpur yang tebalnya sekitar 40-60 cm ini berfungsi untuk melindungi bagian dalam dari sinar matahari. Sehingga udara panas tidak begitu terasa saat di dalam masjid.

Saat siang hari bagian dalam masjid akan terasa hangat dan pada malam hari akan berubah perlahan-lahan menjadi dingin. Struktur kayu yang menonjol di bagian atas dan dinding masjid juga semakin menambahkan kesan sejuk di bagian dalam masjid.

Namun, Masjid Djenna sering terkena banjir karena letaknya dekat dengan Sungai Bani. Akibatnya, beberapa bagian masjid harus diperbaiki. Para penduduk secara berkala khsusnya setelah musim hujan selalu melakukan melapisan ulang dinding masjid dengan lumpur.

Saat musim semi, semua warga berlomban-lomba memperbaiki Masjid Djenna dengan lumpur khusus. Mereka terlebih dahulu membuat adonan lumpur yang dicampur dengan sekam. Setelahnya barulah memperbaiki masjid lumpur ini.

Masjid Djenna sendiri bisa menampung sekitar 3000 jamaah untuk melaksanakan ibadah. Keunikan masjid ini membuat umat Muslim dan turis dari seluruh dunia jadi penasaran. Alhasil, masjid ini selalu ramai dikunjungi khususnya saat musim semi tiba.

Selain untuk traveling atau beribadah, sebagian turis juga memanfaatkan kedatangannya untuk memperdalam ilmu agama Islam. Apakah kamu tertarik untuk berkunjung ke sana?

(YG)

Comment di sini