Orangtua Dipenjara Setelah Menganiaya Anak Gadisnya

by
August 7th, 2012 at 10:03 am

Daily Mail

Swansea (CiriCara.com) – Dalam catatan sejarah dunia, negara-negara di belahan barat sempat menghadapi masa yang sulit karena adanya diskriminasi ras berdasarkan warna kulit. Bagi penduduk yang memiliki warna kulit hitam akan diperlakukan tidak adil dan sering dijadikan budak belian.

Namun, di era modern ini, diskriminasi itu seharusnya sudah tidak ada lagi. Para tokoh-tokoh dunia sudah berjuang dan berhasil mendapatkan hak bagi orang kulit hitam, sehingga mereka dapat setara dengan orang kulit putih.

Tetapi ada yang berbeda dengan keluarga Champion yang tinggal di St. Thomas, Swansea, Inggris. Rupanya keluarga ini masih menganggap rendah orang-orang kulit hitam. Masalahnya, putri sulungnya yang berusia 17 tahun, Jane Champion, menjalin hubungan asmara dengan seorang laki-laki kulit hitam asal Zimbabwe, Alfonce Ncube.

Keduanya adalah teman sekolah dan sudah menjalin hubungan asmara tersebut selama 2 tahun. Ternyata hubungan yang mereka bangun adalah hubungan terlarang bagi orangtuanya.

Akibat kasus ini, Jane sempat tinggal bersama neneknya. Setelah keadaan mulai tenang kembali, dia memutuskan untuk pulang ke rumah orangtuanya. Namun, 1 bulan setelah kembali ke rumah orangtuanya, ternyata orangtua Jane masih belum merestui hubungan anaknya ini.

Ketika sang ayah bertanya apakah anak gadisnya ini masih sering menemui Alfonce kekasihnya itu. Jane pun menjawab jujur bahwa dia memang masih menjalin hubungan dengan si pria kulit hitam yang dibenci orangtuanya itu. Saat itu, sang ayah langsung mendaratkan pukulan di wajah Jane.

Kini, pasangan suami-istri, David dan Frances Champion kembali naik pitam setelah pulang ke rumah dan melihat Jane tidak mengenakan pakaian bermesraan dengan kekasih terlarangnya itu, Alfonce.

Tidak segan-segan, David langsung menendang Alfonce dan mengusirnya dari rumah mereka. Kemudian, dia langsung menyerang Jane dengan menjambaknya, dan mulai memukulinya tanpa henti. Hal yang sama juga dilakukan ibunya, sampai-sampai Jane menderita pendarahan pada bagian telinganya, luka lebam pada wajahnya, serta ada benjolan di kepalanya.

Kedua orangtua Jane menyiksa anaknya sebagai akibat karena dia berpacaran dengan orang kulit hitam. David dan Frances menganggap Jane telah mempermalukan keluarga serta menjatuhkan martabat keluarga dengan menjalin kasih bersama orang kulit hitam seperti Alfonce.

Kini, orangtua Jane harus mendekam di penjara akibat kasus yang memberatkan mereka. Sang ayah harus tinggal di balik jeruji besi selama 12 bulan, dan sang ibu, 9 bulan. Itulah hukuman yang harus mereka jalani karena hakim Peter Heywood mengatakan di persidangan kasus mereka bahwa perbuatan mereka sangat tidak pantas karena terkait dengan diskriminasi ras, dan hal itu sudah tidak dapat ditoleransi lagi.

Setelah beberapa hari ayah dan ibunya berada dalam penjara, Jane sering mengunjungi mereka. Jane juga mengaku bahwa dia sudah memaafkan kedua orangtuanya setelah kedua orangtuanya berulang kali mengatakan maaf dan menyampaikan rasa penyesalan kepada Jane.

Kasus seperti ini sudah tidak seharusnya terjadi lagi. Dunia modern seperti sekarang ini sudah tidak lagi pandang bulu dan membedakan setiap individu berdasarkan ras, agama, dan golongan. Setiap manusia memiliki hak dan kebebasan yang sama. (yk)

Daily Mail

Comment di sini