Olimpiade 2012: Kecurangan Cameron, Si Peraih Medali Emas

by
August 8th, 2012 at 10:14 am

London (CiriCara.com)Atlet renang asal Afrika Selatan, Cameron van der Burgh, berhasil meraih medali emas dalam lomba 100m gaya dada putra. Kemenangannya ini diikuti oleh perenang asal Australia, Christian Sprenger pada posisi kedua, dan perenang AS, Brendan Hansen yang berada di posisi ketiga.

Namun, ada sebuah fakta mengejutkan di balik kemenangan perenang asal Afrika Selatan ini. Sebuah kamera dalam air menangkap gerakan kaki Cameron yang melakukan 3 kali tendangan lumba-lumba dari tembok tolakan di kolam renang.

Pasalnya, FINA (Federation International de Natation), sebuah badan resmi yang mengatur peraturan pada cabang olahraga air, termasuk renang; telah mengeluarkan peraturan bahwa setiap perenang dalam lomba gaya dada, hanya diperbolehkan melakukan satu kali tendangan lumba-lumba.

Hal itu dikarenakan gerakan ini dapat mendayung si perenang untuk melaju lebih cepat, jadi FINA menilai 1 gerakan itu sudah cukup membantu para perenang, namun Cameron melakukan 3 kali untuk meraih kemenangan.

Peraturan ini memang terbilang baru. Hal ini dipicu oleh aksi atlet renang asal Jepang Kosuke Kitajima yang menjadi juara bertahan dengan 4 medali emas. Dia selalu melakukan tendangan kecil di bawah air setelah melakukan tolakan pada tembok kolam renang.

Hal ini dinilai ilegal pada masa itu. Oleh karenanya, FINA memperbolehkan tendangan lumba-lumba dalam air, namun masih tetap membatasi jumlahnya, yakni 1 kali. Ternyata peraturan itu pun masih dilanggar oleh perenang asal Afrika Selatan ini.

Saat seorang reporter dari Sydney Morning Herald menanyakan apakah dia menggunakan 3 kali tendangan lumba-lumba, Cameron menampik pernyataan tersebut dan berkata bahwa dia hanya melakukan satu kali tendangan.

Sayangnya, untuk cabang olahraga renang pada Olimpiade 2012 ini, para juri tidak menggunakan ulasan video rekaman dalam air, jadi mereka tidak mengetahui hal ini pada saat melakukan penilaian. Jika para juri tahu tentang kecurangan yang dilakukan Cameron, pasti dia didiskualifikasi.

Apakah hanya Cameron yang melakukan kecurangan semacam ini? Atau ini sudah menjadi hal yang biasa dilakukan oleh para atlet renang saat berlomba? (yk)

Yahoo

Comment di sini