Ini Dia Peraturan yang Bikin Narapidana Rajin Berpuasa

by
August 10th, 2012 at 4:08 pm

Granger Wootz / Getty Image

Jakarta (CiriCara.com) - Sebuah peraturan yang agak unik diterapkan di pejara ini. Setiap narapidana diwajibkan untuk berpuasa penuh selama bulan Ramadhan. Jika seorang narapidana diketahui tidak berpuasa, maka ia akan kehilangan hak asimilasi selama satu bulan. Peraturan tersebut hanya berlaku di Kolaka, Sulawesi Tenggara. Hak asimilasi merupakan hak di mana narapidana dapat bekerja di luar rumah tahanan namun masih harus kembali ke tahanan pada malam hari.

Narapidana yang tidak berpuasa harus disertai alasan yang jelas seperti sakit atau halangan lain. Jika tidak berpuasa tanpa alasan yang jelas maka selain kehilangan hak asimilasi, narapidana tersebut juga akan mengalami kesulitan untuk mengurus izin-izin khusus atau lain sebagainya.

Penerapan peraturan ini bertujuan untuk membina para narapidana agar mau berdisiplin. Selain itu, juga untuk menghindari aksi kekerasan terhadap narapidana. Pasalnya, sebelum peraturan ini diberlakukan, naripadana yang tidak berpuasa akan menerima sanksi berupa pemukulan atau tindak kekerasan lain.

“Dengan adanya aturan ini, kita tegaskan pada penjaga atau pegawai rutan tidak ada lagi aksi kekerasan di dalam ruang tahanan maupun lingkup kantor,” ujar Kepala Rumah Tahanan (rutan) Kelas II B Kolaka, Sofyan, seperti dikutip dari Kompas.

Namun, selain memaksa para napi untuk berpuasa, Sofyan menambahkan bahwa pihak rutan juga memberi fasilitas lebih kepada mereka yaitu adanya buka bersama pihak keluarga narapidana sebanyak tiga kali sepanjang bulan Ramadhan. Pihak narapidana umumnya menyambut baik peraturan yang diterapkan tersebut. Seorang napi yang enggan menyebutkan namanya mengatakan suasana terasa berbeda karena hampir semua napi ikut berpuasa. (dd)

Comment di sini