Inilah Alasan Harga Tokek Jadi Mahal

by
August 10th, 2012 at 1:17 pm

CiriCara.com – Tokek yang sering muncul di rumah, kebun, gedung, atau hutan ternyata mempunyai harga jual yang tinggi. Itulah sebabnya peternak hewan reptil ini sudah semakin banyak. Pasalnya, harga satu ekor tokek bisa mencapai ratusan ribu hingga jutaan rupiah.

Tokek menjadi mahal bukan karena suaranya, tapi karena kandungan dari tokek itu sendiri. Kebanyakan tokek dibeli bukan untuk dijadikan hewan peliharaan, tapi dijadikan olahan makanan atau obat.

Tokek rumah atau cicak besar ini mempunyai nama latin Gekko gecko. Di beberapa daerah mempunyai nama sendiri-sendiri dalam menyebut tokek. Di pulau Jawa misalnya, warga disana lebih akrab menyebutnya dengan tekek, dan rokay gecko atau tucktoo digunakan oleh orang Inggris.

Tokek mendadak diburu banyak orang karena harganya yang mahal. Konon, tokek bisa digunakan untuk menyembuhkan penyakit HIV atau AIDS. Karenanya, ramuan tradisional dari tokek dipercaya sebagai ramuan paling mujarab. Padahal menurut medis HIV atau AIDS belum ada obatnya.

Bagian lidah dan darah tokek dikabarkan mengandung zat yang bisa melawan virus HIV. Namun, tidak semua tokek memiliki kandungan zat tersebut. Hanya tokek berbobot lebih dari 3 ons dan dalam keadaan hidup saja yang memilikinya.

Sementara untuk empedu tokek dipercaya bisa menyembuhkan orang yang mengidap AIDS. Empedu tokek juga mengandung senyawa anti-tumor dan kanker sehingga bisa meningkatkan kekebalan tubuh manusia.

Daging tokek, sejak zaman dulu sudah dipercaya bisa menyembuhkan berbagai penyakit gatal. Menurut orang yang sudah mencoba, daging tokek yang dibakar atau digoreng sangat ampuh untuk obat gatal.

Karena dinilai sangat bermanfaat untuk kesehatan itulah, sekarang harga tokek menjadi mahal. Bahkan, beberapa petani sudah mulai beralih profesi menjadi peternak tokek. Mereka menilai bisnis ini lebih menguntungkan.

Untuk harga seperti dikutip dari Kompas, tokek yang beratnya kurang dari 1,5 ons masih bisa laku sekitar Rp 200 ribu. Sementara untuk tokek yang beratnya sekitar 2 ons dan sudah tua, harganya bisa mencapai Rp 5 juta dalam keadaan hidup.

Harga yang lebih mahal bisa didapat penjual jika memiliki tokek yang lebih berat. Misalnya, untuk tokek berat lebih dari 3 ons atau 4 ons bisa dijual dengan harga Rp 100 juta. Untuk pasar ekspor, pembeli Korea, China, atau Malaysia, tokek seberat 1 kilogram bisa dijual Rp 200 juta.

Namun, belakangan tokek yang berhasil ditemukan hanya bisa mencapai berat maksimal 3 ons saja. Tapi menurut berita, tokek raksasa pernah ditemukan di pedalaman Kalimantan dengan berat 64 kilogram dan terjual dengan harga Rp 179 miliar, dibeli oleh pengusaha Korea melalui orang Malaysia.

Bagaimana, apakah Anda tertarik untuk menjadi peternak tokek? (YG)

Comment di sini