Inilah Bonus Untuk Atlet Indonesia Peraih Medali Olimpiade 2012

by
August 13th, 2012 at 10:38 am

Jakarta (CiriCara.com) – Pesta olahraga terbesar Olimpiade London 2012 akhirnya resmi ditutup. Dari enam cabang olahraga, Indonesia hanya mendapat dua medali Olimpiade. Atlet peraih medali ini telah mendapatkan bonus uang dari pemerintah.

Bonus diberikan kepada peraih medali perak cabang angkat besi, Triyanto dan peraih medali perunggu cabang angkat besi, Eko Yuli. Bonus berupa uang diberikan langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Andi Mallarangeng di Wisma Kemenpora Jakarta.

Triyanto berhak mendapatkan bonus uang tunai sebesar Rp 400 juta. Sementara untuk Eko Yuli mendapatkan bonus uang tunai sebesar Rp 200 juta. Pelatih dari kedua atlet angkat besi ini juga mendapatkan bonus masing-masing sebesar Rp 75 juta.

Karena tidak ada atlet Indonesia yang berhasil meraih medali emas di Olimpiade London 2012, bonus Rp 1 miliar tidak jadi dikeluarkan pemerintah. “Bonus Rp 1 miliar hingga saat ini masih tersimpan,” kata Andi setelah menyerahkan bonus.

Andi mengakui bahwa di Olimpiade London 2012 Indonesia mengalami kemunduran prestasi terutama dalam hal peraihan medali. Indonesia hanya mampu berada di posisi 63 dengan total medali yang diraih adalah 2 medali, perak dan perunggu.

Kondisi seperti itu jelas mengecewakan publik Indonesia. Pasalnya, tradisi medali emas Indonesia sejak Olimpiade 1992 harus terputus di Inggris 2012. Ini jelas menunjukkan suatu kemunduran untuk Indonesia.

Cabang bulu tangkis yang menjadi andalan juga menemui kebuntuan di Olimpiade London 2012 ini. Bahkan, pasangan ganda putri Indonesia yang berhasil lolos ke babak perempat final harus terhenti karena didiskualifikasi. Padahal di cabang bulu tangkis, Indonesia mengirimkan atlet di semua nomor. Namun, tidak ada satu pun yang meraih medali.

Menurut Menpora, kemunduran prestasi itu disebabkan karena Indonesia terlalu bergantung pada satu cabang olahraga saja. Padahal Indonesia mengirimkan atlet untuk mengikuti enam cabang olahraga lainnya.

“Ke depan kita tidak boleh terpaku pada satu cabang olahraga saja. Semuanya harus dimaksimalkan,” kata Menpora Andi Mallarangeng seperti dikutip Republika.

Sebelumnya, atlet peraih medali perak dan perunggu juga sudah mendapatkan bonus dari bapak angkatnya, PT KAI. Triyanto (perak) mendapatkan bonus uang tunai sebesar Rp 500 juta dan Eko Yuli (Perunggu) Rp 250 juta. (YG)

Comment di sini