Google Earth Bantu Temukan Lokasi Penelitian Arkeologi

by
August 14th, 2012 at 10:18 am

CiriCara.com – Mungkin banyak orang yang tahu tentang Google Earth. Ini adalah sebuah sistem pemetaan canggih yang menggunakan satelit untuk memetakan permukaan Bumi dari atas. Google Earth, awalnya bernama Earth Viewer yang dikembangkan oleh Keyhole. Inc, sebelum akhirnya pada 2004, diambil alih oleh Google. Satu tahun setelahnya, Google mengubah namanya menjadi Google Earth.

Ternyata, Google Earth sangat membantu bagi para arkeolog yang membutuhkan lokasi bersejarah untuk dijelajahi. Hal ini yang dilakukan oleh seorang arkeolog asal Carolina Utara, Amerika Serikat, Angela Micol. Dia menggunakan Google Earth untuk mencari lokasi-lokasi keberadaan piramida-piramida bersejarah di Mesir.

Alhasil, dia menemukan 2 gundukan aneh yang bentuknya menyerupai piramida. Gundukan tersebut berjarak 90 mil (144 km) dari Lembah Sungai Nil. Angela menduga bahwa gundukan itu adalah piramida kuno yang belum pernah dijelajahi oleh para ilmuwan ataupun arkeolog lain.

Daily Mail

Lokasi gundukan yang pertama hanya berjarak 12 mil (19 km) dari kota Abu Sidhum. Piramida tersebut diduga berada di sepanjang aliran sungai Nil dan memiliki lebar 620 ft (189 m). Ukuran tesebut hampir 3x lebih besar dari piramida terbesar yang ada di Giza.

Sedangkan, lokasi gundukan yang kedua berada 90 mil (144 km) ke arah utara. Angela mengatakan kalau gundukan yang kedua ini memiliki puncak yang berbeda, yaitu puncaknya berbentuk datar, dan bukan meruncing seperti puncak piramida pada umumnya.

Daily Mail

Akan tetapi, jika dilihat dari atas, bentuk gundukan yang juga memiliki 4 sisi ini, sangat mirip dengan bentuk piramida. Selain itu, Angela menduga gundukan ini memiliki lebar sekitar 140 ft (42 m).

Angela sempat berkata kepada Sky News, dia juga menemukan 3 lokasi gundukan lain yang lebih kecil dan jika ketiga lokasi itu dihubungkan, maka akan membentuk garis diagonal ke arah kota Giza.

Setelah menemukan kedua lokasi yang menunjukan adanya gundukan misterius yang menyerupai piramida, Angela sudah membuat rencana untuk mendatangi lokasi tersebut. Dia ingin memastikan langsung apakah lokasi-lokasi itu benar-benar piramida kuno dan bersejarah. Itulah temuan dari seorang arkeolog wanita yang mencari lokasi piramida bersejarah dengan menggunakan Google Earth. (yk)

Daily Mail

Comment di sini