Pesan TV Online, Pria ini Dikirimi Senapan

by
August 14th, 2012 at 10:57 am

Wired.com / Seth Horvitz

Washington DC (CiriCara.com) - Seorang pria bernama Seth Horvitz sangat terkejut ketika ia menyadari bahwa kiriman yang baru saja dibukanya berisi sebuah senapan semi-otomatis yang membuatnya terpaksa berurusan dengan pihak kepolisian. Padahal, ia memesan sebuah televisi layar datar. Kejadian tersebut merupakan yang pertama terjadi di Washington DC, Amerika Serikat.

Seperti dilaporkan oleh Mashable, Hotvitz menerima bingkisan berisi senapan mematikan tersebut pada Selasa malam (7/8) waktu setempat. Senapan yang diketahui bernama Sig Sauer 716 Patrol Rifle itu memiliki bobot hampir 3.5 kilogram. Sebelumnya, Horvitz mengaku telah memesan sebuah televisi layar datar 39 inci bermerek Westinghouse dari penjual pihak ke-tiga di Amazon, situs belanja online yang sangat terkenal di dunia.

Saat pertama membuka kotak yang membungkus senapan tersebut, Horvitz mengira bahwa bagian mengkilap yang ia lihat merupakan “kaki” dari televisi yang ia pesan. Dalam keadaan terkejut, Horvitz langsung menghubungi kepolisian ketika ia menyadari bahwa itu sebuah senapan semi-otomatis. Polisi yang datang menyatakan bahwa Sig Sauer dinilai ilegal di District of Columbia (DC) dan kemudian menyita senapan tersebut.

Saat dikonfirmasi, baik pihak Amazon maupun Gunbuyer.com sebagai pihak ke-tiga mengaku telah melaksanakan tugas mereka sesuai dengan prosedur. Sejauh ini, kesalahan diduga terjadi di United Parcel Service (UPS), perusahaan penyedia jasa logistik di Amerika. Pasalnya, ada dua label tujuan alamat di atas box yang diterima Horvitz. Yang pertama adalah alamatnya, yang kedua diduga merupakan pemilik senjata yang sebenarnya.

Dari sebuah catatan yang tercantum diketahui bahwa kotak berisi senjata seharga $1.590 tersebut berasal dari Florida pada 3 Agustus 2012 dan sempat berkelana ke Jacksonville, Baltimore, dan Landover sebelum akhirnya sampai ke rumah Horvitz.

Sementara itu, pihak kepolisian telah memastikan bahwa Horvitz tidak bisa menyimpan atau mengembalikan senjata yang ia terima karena terbentur masalah hukum. Sedangkan Horvitz, ia hanya menginginkan sebuah televisi layar datar yang juga bisa berfungsi sebagai layar monitor dari komputernya.

Di Indonesia sendiri, berbelanja di dunia maya (online shopping) sudah mulai banyak dilakukan. Agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan saat bertransaksi, ada baiknya pembaca menyimak tips aman berbelanja online serta hal-hal yang berbahaya dari berbelanja online. (dd)

Comment di sini