Dilarang Pakai Jilbab, Boudlal Gugat Disneyland

by
August 16th, 2012 at 1:35 pm

Mel Melcon/Los Angeles Times

CiriCara.com – Seorang perempuan Muslim Amerika, Imane Boudlal menggugat Disneyland karena ia dilarang menggunakan jilbab saat bekerja. Boudlal adalah mantan pekerja restoran Storyteller’s Cafe yang merupakan bagian dari Hotel Disney’s Grand California.

Seperti yang diwartakan The Los Angeles Times, Senin (13/8), Imane Boudlal menuturkan bahwa pada dua tahun yang lalu, atasannya memerintahkannya untuk melepas jilbabnya. Menurut atasan Boudlal menggunakan jilbab termasuk pelanggaran kebijakan perusahaan.

Saat itu Boudlal diberikan dua pilihan, pertama membuka jilbabnya dan menggantinya dengan topi, atau bekerja di lokasi yang tidak terlihat pengunjung. Namun, Boudlal menolak dan tidak memilih pilihan tersebut.

Menurut Boudlal, topi yang ditawarkannya itu membuatnya terlihat konyol dan sama saja dengan merendahkan agamanya. Karena menolak, akhirnya atasan Boudlal memberinya hukuman skors sementara.

“Topi tersebut sama saja mengejek agama saya dan bahkan malah menarik perhatian orang-orang untuk melihat ke saya. Perlakuan itu tidak bisa saya terima. Mereka tidak mau saya terlihat sebagai Muslim,” ujar Boudlal.

Selain itu, pengacara Boudlal, Mark Rosenbaum menuturkan bahwa Boudlal juga dilecehkan oleh rekan kerjanya dengan sebutan ‘teroris’ dan ‘unta’. Boudlal melaporkan pelecehan itu kepada manajernya, namun tidak ditanggapi.

Boudlal yang tetap menggunakan jilbab saat bekerja selalu mendapat protes dari atasannya. Sudah tujuh kali, Boudlal dipaksa pulang karena tidak mau menuruti untuk melepas jilbabnya saat bekerja.

Boudlal sudah bekerja di restoran itu selama dua tahun setengah. Ia berani menggugat restoran milik Disneyland itu karena dia tahu aturan kewarganegaraan di Amerika Serikat. Setelah keluar kerja, dia menyampaikan keluhan kepada U.S. Equal Employment Opportunity Commission. Dan setelah melapor, komisi tersebut menyatakan dia berhak mengajukan gugatan.

Sebenarnya berita diskriminasi perempuan muslim berusia 28 tahun ini sudah mencuat sejak Agustus 2010 lalu. Namun, gugatan Muslimah keturunan Maroko itu masih diproses oleh pengadilan hingga sekarang. Gugatan Boudlal ditujukan langsung ke pihak Walt Disney Co.

Sementara itu, juru bicara Disney, Suzi Brown menolak berkomentar mengenai gugatan ini. Brown menuturkan bahwa gugatan tersebut belum secara resmi disampaikan ke pihaknya. (YG)

Comment di sini