Lima Kamera DSLR Terbaik Untuk Pemula

by
August 24th, 2012 at 10:17 am

Masa sekarang ini, fotografi sudah semakin menjamur. Hal ini terlihat jelas dari semakin banyaknya orang-orang, baik anak muda maupun orang dewasa, yang berseliweran di tempat umum sambil membawa kamera DSLR baik di tangan ataupun dikalungi di leher mereka. Tapi jangan salah, beberapa dari mereka sebenarnya tidak terlalu mengerti tentang fotografi. Terkadang ada orang yang membeli dengan prinsip “mahal pasti bagus”, padahal kenyataannya belum tentu demikian.

Ada beberapa orang yang sebenarnya tidak memerlukan seluruh fitur yang ada pada sebuah kamera DSLR kelas premium yang harganya mencapai belasan juta rupiah. Dengan demikian banyaknya pilihan yang tersedia, tidak heran orang bisa salah membeli kamera DSLR. Karena itulah, kami mencoba untuk membantu dengan memberikan daftar lima kamera entry level yang memiliki banderol harga yang tidak terlalu mahal, namun sudah sangat cukup bagi para penggemar fotografi yang masih baru belajar ataupun memiliki budget yang terbatas.

1. Canon EOS 1100D

Canon EOS 1100D jelas sebuah pilihan menarik. Tersedia dengan harga di bawah lima juta rupiah, Anda juga sudah mendapatkan lensa Canon EF-S 18-55mm IS II di dalam paketnya. Tidak hanya itu, kamera ini juga akan sangat cocok bagi penggunanya yang gemar bergaya dengan kamera mereka. Canon menyediakan total empat pilihan warna untuk body kamera DSLR berbobot ringan ini, yakni hitam, coklat, abu-abu dan merah.

Kamera dengan sensor CMOS berukuran 12,2 MP ini memiliki berat yang sangat ringan sehingga sangat nyaman untuk dibawa kemanapu. DIGIC 4 adalah prosesor image terbaru yang Canon gunakan untuk kamera 1100D ini. DSLR yang satu ini juga mampu merekam video HD. Dengan bobot yang ringan, tingkat ISO yang cukup tinggi, kemampuan merekam video HD, layar LCD yang cukup informative dan mudah dimengerti, ditambah lagi dengan harganya yang tidak mahal, membuat kamera DSLR ini menjanjikan Anda kenyamanan dan kemudahan dalam menggunakannya, terutama jika Anda sedang berada dalam tahap belajar.

2. Nikon D5100

Pesaing nomor satu Canon, Nikon, tentu saja tidak mau kalah. Mereka juga memiliki produk unggulan mereka sendiri di kelas entry level. Sebelumnya mereka memang memiliki Nikon D3100, yang sayangnya sudah agak tertinggal dibanding dengan Canon EOS 1100D. Oleh karena itulah, Nikon melepas D5100 ke pasar, dengan harga tidak sampai enam juta rupiah.

Dengan banderol harga demikian, Nikon sudah menawarkan dua varian berbeda. Sedikit lebih murah, Anda akan mendapatkan Nikon D5100 berikut lensa kit AF-S 18-55mm non-VR. Sedangkan varian yang satunya lagi, Anda akan mendapatkan lensa kit dengan fitur VR di dalamnya. Perlu diketahui, VR, yang merupakan singkatan dari Vibration Reduction, merupakan sebuah fitur yang bisa menjadi sangat berguna dalam mengurangi blur yang terjadi ketika kita mengambil foto dan tangan kita bergetar.

Selain itu, kamera 16,2 MP ini juga memiliki prosesor EXPEED 2 dari Nikon, yang merupakan prosesor yang sama dengan D7000. Tingkat ISO yang dimiliki oleh Nikon D5100 ini serupa dengan 1100D, yakni 100 – 6400. Tidak hanya itu, kamera ini juga memiliki kemampuan untuk merekam video Full HD 1080p. Dengan harga yang cukup murah, dan segudang fitur yang ditawarkan, tidak heran Nikon D5100 menjadi sebuah kamera dengan tingkat permintaan yang sangat tinggi di pasaran.

3. Nikon D3100

Agak jadul, tapi kamera yang satu ini tetap tidak bisa kita lupakan begitu saja. Nikon D3100 merupakan kamera entry level dari Nikon yang bisa dikatakan terbaik di kelasnya pada saat peluncuran kamera ini. Menggunakan prosesor EXPEED 2, D3100 sudah bisa menghasilkan gambar dengan kualitas yang sangat baik. Ditambah lagi, kamera ini memiliki rentang ISO yang cukup panjang, dari 100 hingga 3200, dan bisa ditingkatkan lagi menjadi 6400 dan 12800, dengan mengorbankan tentunya, kualitas gambar.

Salah satu alasan lain kenapa Nikon D3100 bisa menjadi salah satu kamera best seller adalah karena selain mampu menghasilkan foto yang baik, kamera ini juga sudah mampu merekam video full HD 1080p dengan fitur continuous autofocus.

Sebenarnya, terlepas dari segudang fitur yang dimiliki oleh kamera ini, D3100 bisa dikatakan tidak hanya dibuat untuk pengguna amatir saja, tapi juga untuk tingkat menengah masih bisa menggunakan kamera ini dengan cukup nyaman.

4. Canon EOS 550D

Sudah agak langka di pasaran untuk barang barunya, Canon EOS 550D tetaplah merupakan salah satu kamera yang cukup banyak diminati penggemar kamera merk Canon. EOS 550D merupakan kamera yang ketika dirilis sudah digadang-gadang sebagai miniatur dari Canon EOS 7D. Jika ditilik dari spesifikasinya, memang tidak mengherankan jika orang-orang memiliki anggapan demikian. Dengan sensor CMOS 18MP yang sama, yang merupakan sensor paling besar yang ada pada saat itu, tidak heran jika orang-orang lebih memilih 550D yang menawarkan fitur yang mirip dengan 7D tapi dengan harga yang jauh lebih murah. Kamera ini juga sudah bisa merekam video dengan kualitas Full HD 1080p. Secara keseluruhan, kamera ini juga masih lebih ringan daripada 7D.

Fitur-fitur lain yang ditawarkan oleh Canon EOS 550D ini juga sangat baik. Memiliki tingkat ISO yang tinggi hingga 6400 pada mode default, kamera ini bisa dipercaya untuk mengambil gambar pada saat keadaan pencahayaan yang kurang. Dijual  dengan harga yang sedikit agak mahal untuk kamera “amatir”, Canon EOS 550D dianggap masih mencukupi kebutuhan fotografer yang sudah berada di level semi-profesional, membuat kamera ini jelas menjadi buruan banyak orang.

5. Canon EOS 600D

Tidak lama setelah Canon merilis EOS 550D, mereka merilis 60D. Dan sekarang, seperti halnya EOS 550D yang dianggap versi ekonomis dari 7D, Canon pun merilis EOS 600D yang merupakan versi ekonomis dari 60D. Dengan rentang waktu yang tidak terlalu jauh, wajar rasanya jika banyak orang mempertanyakan sejauh apa peningkatan kualitas dari 550D ke 600D ini.

Adapun fitur tambahan dari 600D ini yang tidak ada pada versi terdahulunya adalah fitur pengendalian wireless flash, dan juga adanya filter yang beragam, jadi Anda bisa langsung bisa mengambil foto dengan hasil warna yang sudah terkustomisasi secara langsung.

Kamera ini memang masih menggunakan sensor CMOS 18MP dan juga prosesor DIGIC 4 yang sama. Selain itu, kamera ini juga masih menggunakan LCD berukuran 3 inci untuk sarana Live-View ataupun untuk meninjau ulang hasil foto maupun video yang baru direkam. Namun, tidak seperti kamera-kamera Canon sebelumnya, layar LCD 600D ini memiliki fitur baru dimana Anda bisa memutar keluar layar tersebut, sehingga memudahkan Anda dalam mengambil foto ataupun merekam video dalam sudut yang sulit.

Sama seperti EOS 550D, Canon melepas EOS 600D ke pasar dengan harga yang cukup tinggi unutk kelas amatir, namun di saat yang bersamaan juga melengkapi kamera ini dengan segudang fitur yang pastinya sudah lebih dari cukup bagi pemula, dan masih mencukupi bagi pengguna level menengah maupun kelas semi profesional.

Nah, itu dia deretan lima kamera entry level terbaik yang ada di pasaran saat ini menurut kami. Bagaimana? Semoga setelah membaca artikel ini Anda akan terbantu dalam menentukan pilihan kamera yang tepat bagi Anda.