Isu Penambahan Jalur 3 in 1 Ternyata Hoax

by
August 27th, 2012 at 11:03 am

Ilustrasi: citesimple.com

Jakarta (CiriCara.com) - Pada Minggu (26/8), beredar informasi mengenai berlakunya peraturan baru tentang jalur 3 in 1. Dalam pesan yang beredar luas melalui Blackberry Messenger (bbm) tersebut, disebutkan bahwa 3 in 1 diterapkan di beberapa jalur baru mulai hari ini, Senin (27/8).

Beberapa jalur baru yang dikabarkan mulai terkena peraturan 3 in 1 adalah Jl. Juanda, Jl. Sawah Besar, Jl. Mangga Besar, Jl. Mangga Dua Raya, Jl. Pangeran Jayakarta, dan Jl. Latumenten. Broadcast Message tersebut mengingatkan agar para pengguna jalan tidak terjebak penambahan jalur 3 in 1 tersebut.

“Jangan terjebak agar tidak berurusan dengan Polantas/Sabhara & Petugas DLLAJR!” kutipan dari pesan yang beredar.

Belakangan, isu ini ramai dibicarakan masyarakat. Terkait hal ini, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metrok Jaya memberikan pernyataan bahwa kabar tersebut tidak benar. Bantahan tersebut dikeluarkan oleh Ka subbag Tek Info, Kompol Purwono P Takasihaeng, SH melalui halaman resmi Traffic Management Centre (TMC) Polda Metro Jaya di Facebook.

“Belum ada perubahan ataupun penambahan penetapan wilayah 3 in 1 di Jakarta,” ujarnya, Senin (27/08/2012).

Pengumuman tersebut dikeluarkan pagi ini sekitar pukul 7.30 pagi. Selain memberi bantahan, mereka juga mengingatkan bahwa mulai hari ini, peraturan 3 in 1 mulai diterapkan kembali setelah masa libur lebaran. Hal lain yang disampaikan dalam pengumuman tersebut adalah informasi waktu dan jalur berlakunya 3 in 1. Berikut informasinya:

Pemberlakuan 3 in 1 dimulai hari Senin sampai Jumat pada pukul 07.00-10.00 dan pukul 16.30-19.00 WIB, tidak berlaku pada hari Sabtu-Minggu, dan hari libur Nasional yang ditetapkan dengan keputusan Presiden.

Kawasan 3 in 1 berlaku di sepanjang ruas-ruas jalan sebagai berikut:

1. Jl. Sisimangaraja, jalur cepat dan jalur lambat.2. Jl. Jenderal Sudirman, jalur cepat dan jalur lambat3. Jl. MH. Thamrin, jalur cepat dan jalur lambat4. Jl. Medan Merdeka Barat5. Jl. Majapahit6. Jl. Gajah Mada7. Jl. Pintu Besar Selatan8. Jl. Pintu Besar Utara9. Jl. Hayam Wuruk10. Sebagian Jl. Jenderal Gatot Subroto antara persimpangan Jl. Gatot Subroto-Jl. Gerbang Pemuda (Balai Sidang Senayan) sampai dengan persimpangan Jl. HR. Rasuna Said – Jl. Jend Gatot Subroto pada jalan umum bukan tol.

Untuk mobil-mobil barang dengan jumlah berat 5.501 kg atau lebih yang bermuatan maupun tidak, dilarang melintasi Kawasan 3 in 1 pada pukul 06.00 – 20.00 WIB.Dan mobil-mobil barang dengan jumlah berat dibawah 5.501 kg, mobil bus, dan sepeda motor dilarang melintasi jalur cepat pada ruas-ruas jalan, sebagi berikut :1. Jl. Sisimangaraja2. Jl. Jenderal Sudirman3. Jl. MH. Thamrin

Pada jalan-jalan yang tidak mempunyai jalur lambat, diwajibkan mempergunakan lajur 1 dan 2 paling kiri :1. Jl. Medan Merdeka Barat2. Jl. Majapahit3. Jl. Gajah Mada4. Jl. Hayam Wuruk5. Jl. Pintu Besar Selatan6. Jl. Pintu Besar Utara.

Sementara, terkait aturan 3 in 1 yang sempat tidak diberlakukan saat cuti Lebaran, mulai hari ini Senin, 27 Agustus 2012 aturan itu sudah mulai diberlakukan kembali. (dd)

Comment di sini