Jokowi: Pawang Geni Solusi Kebakaran di Jakarta

by
August 27th, 2012 at 10:19 am

Jakarta (CiriCara.com) – Belakangan ini Jakarta dihebohkan dengan kasus kebakaran di beberapa wilayahnya yang padat penduduk. Setidaknya sudah ratusan kali kebakaran melanda kota metropolitan, Jakarta. Adakah solusi untuk mengatasi kebakaran ini?

Wali Kota Solo, yang kini mencalonkan diri sebagai calon Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) punya solusi terkait masalah kebakaran di Jakarta. Menurutnya, Pawang Geni atau penjinak api adalah solusi alternatif untuk mengatasi kebakaran di daerah kumuh atau padat penduduk.

“Soal solusi untuk kebakaran untuk tempat-tempat yang kumuh dan gang yang sempit itu harus ada jurus baru, yaitu Pawang Geni. Hal itu karena tidak mungkin pemadam masuk ke sana kalau tidak ada akses,” ujar Jokowi seperti dikutip Kompas.

Pawang Geni adalah alat pemadam kebakaran yang dibuat oleh Sri Utomo, warga Kampung Sudiroprajan, Solo, Jawa Tengah. Alat ini cocok untuk daerah padat penduduk karena ukurannya yang relaif lebih kecil. Jadi, bisa lebih mudah mendekati lokasi kebakaran meski lokasinya terpencil dan jauh dari jalan raya.

Seperti dilansir Kompas, alat tersebut terbuat dari tong berkapasitas 200 liter yang diletakan di atas besi beroda, dilengkapi pompa, selang panjang kurang lebih 10 meter, dan alat penyemprot seperti milik mobil pemadam kebakaran. Alat ini memiliki dimensi 80 cm dan tinggi 150 cm. Ongkos produksi berkisar Rp 8,5 juta sampai Rp 11 juta.

JIBI Photo

Jokowi menuturkan, Pawang Geni merupakan solusi yang murah karena perawatannya mudah. Alat ini juga bisa digunakan secara manual dan mudah dibawa serta dapat masuk ke gang-gang sempit dengan cara ditarik.

Nomun, Jokowi menuturkan bahwa Pawang Geni ini hanya digunakan untuk upaya pemadaman api pertama. Jika petugas pemadam kebakaran sudah tiba dilokasi, maka itu akan menjadi tugas pemadam. Jokowi yakin, Pawang Geni bisa mencegah risiko merembetnya api ke daerah lain.

Jokowi yang merupakan warga non-Jakarta mengaku hanya bisa memberikan ide solusi alternatif terkait kasus kebakaran yang marak terjadi belakangan ini. Ia juga meminta warga Jakarta untuk saling membantu warga lain yang terkena musibah kebakaran.

“Kalau saya ke sana (lokasi kebakaran), nanti pikir saya mau kampanye. Kalau saya membantu, nanti dipikir money politic, jadi memang serba salah,” ujar Jokowi.

Mengenai penataan bangunan, Jokowi mengimbau pemerintah untuk tidak melakukan penggusuran paksa melalui petugas Satpol PP. Ia menyarankan agar pemerintah bersedia berdialog untuk mendapat kesepakatan bersama. Penggusuran paksa dinilai akan menyengsarakan warganya.

“Penting adanya jalan dialog antara pemilik tanah (pemerintah) dan warga. Dengan cara itu, pasti ketemu jalan keluarnya. Saya berkali-kali menyelesaikan masalah seperti ini dan berhasil, kok,” ujar Jokowi di acara halalbihalal bersama warga di Menteng, Jakarta Pusat.

(YG)

Comment di sini