Saham Turun, Samsung Rugi Rp 113 Triliun

by
August 27th, 2012 at 1:58 pm

Jakarta (CiriCara.com) – Pada Jumat (24/8), para juri dalam sidang paten antara Samsung melawan Apple memutuskan bahwa Samsung terbukti bersalah dan diharuskan membayar denda sebesar $1,05 miliar. Menyusul kekalahan tersebut, saham Samsung dilaporkan terus menurun.

Kabarnya, raksasa Korea tersebut harus menderita kerugian hampir $12 miliar atau sekitar Rp 113,7 triliun atas jatuhnya nilai saham mereka. Seorang ahli keuangan asal Hong Kong yang tidak ingin namanya dipublikasikan mengatakan bahwa kejatuhan 7.7 persen saham Samsung tersebut merupakan penurunan terbesar dalam empat tahun terakhir. Namun, Ia juga memperkirakan Samsung dapat bertahan menghadapi masalah ini.

“Samsung seharusnya akan tetap baik-baik saja meskipun mereka mungkin akan kehilangan 4-5 persen keuntungan tahun ini,” ujarnya seperti dikutip dari Reuters.

Ia juga menambahkan bahwa meskipun Samsung dan Apple kini tengah dalam pertengkaran hebat, kemenangan Apple ini tidak akan menjatuhkan Samsung dalam waktu yang panjang. Pasalnya, Forbes melaporkan bahwa sekarang ini Samsung memiliki 65 ribu paten sedangkan Apple hanya 9 ribu. Terlebih, Apple sendiri sangat membutuhkan Samsung untuk mendapatkan pasokan prosesor bagi smartphone mereka.

Satu-satunya kekhawatiran Samsung adalah nasib produk unggulannya saat ini yaitu Galaxy S III. Meskipun belum dibahas dalam sidang terdahulu di San Jose, California, Galaxy S III diketahui tengah menjadi sasaran. Tim pengacara Apple telah mengajukan gugatan dan dijadwalkan untuk menjalani proses dengar pendapat (hearing) pada 20 September mendatang.

Sementara itu, Samsung dipastikan akan terus memberikan perlawanan. Dalam pernyataan resminya kepada media, mereka menyatakan kecewa terhadap hasil persidangan kemarin. Mereka juga menyebarkan memo kepada para karyawannya yang berbunyi:

“Kita telah mencoba untuk menyelesaikannya dengan negosiasi karena Apple adalah pelanggan, tapi kita tidak punya pilihan selain menyerang balik.”

Bagaimana kelanjutannya? Sepertinya perseteruan mereka akan berlangsung abadi. Hingga kini, belum ada prediksi dari para ahli mengenai masalah mereka yang pelik. (dd)

Comment di sini