Masuk Kampung, Orang Utan Kalimantan Terbakar

by
August 28th, 2012 at 2:45 pm

ANTARA/Jessica Helena Wuysang

Jakarta (CiriCara.com) - Seekor orang utan berjenis kelamin jantan nekat masuk ke daerah pemukiman warga. Setelah empat hari mengusahakan untuk evakuasi, warga mencoba cara yang sedikit ekstreme, menggunakan api. Akibatnya, orang utan tersebut mengalami luka bakar.

Insiden ini terjadi di Kampung Parit Wadongkak, Desa Wajok Hilir, Kecamatan Sianten, Pontianak, Kalimantan Barat. Primata yang memiliki nama latin pongo pygmaeus tersebut masuk ke area pemukiman pada Kamis, 23 Agustus 2012 dan bertengger di pepohonan selama beberapa hari hingga Minggu (26/8). Warga menghubungi Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) untuk meminta bantuan.

BKSDA sempat mencoba berbagai cara untuk membuat orang utan yang berusia sekitar 17 tahun itu mau turun dan dievakuasi seperti dibius dan dikagetkan dengan bunyi petasan. Bahkan, warga sempat meminta bantuan kepada seorang dukun namun tetap berakhir gagal. Akhirnya, warga berinisiatif menggunakan api untuk menghalau dengan harapan primata tersebut mau turun dari pohon.

Nahas, musim kering dan angin membuat api tidak terkontrol sehingga berakibat fatal. Orang utan itu pun terpaksa dievakuasi dalam keadaan penuh luka bakar. Warga sendiri mengaku insiden tersebut terjadi tanpa disengaja.

Nggak ada faktor sengaja untuk membakar orangutan,” ujar salah satu warga bernama Habibi, seperti dikutip dari Vivanews. Ia juga menambahkan, masyarakat menyadari bahwa orang utan adalah hewan yang dilindungi. Karena itulah mereka menghubungi BKSDA.

Lantas, siapa yang harus disalahkan? apakah peralatan yang digunakan untuk evakuasi terlalu minim? Yang pasti, posisi primata yang dilindungi pemerintah ini adalah korban. Penghuni asli hutan-hutan Kalimantan tersebut mulai kehilangan tempat tinggal karena banyaknya hutan yang dibabat baik secara ilegal atau sebaliknya. (dd)

Comment di sini