Afriyani Divonis 15 Tahun, Keluarga Korban Tidak Terima

by
August 29th, 2012 at 2:07 pm

Jakarta (CiriCara.com) – Proses hukum dengan terdakwa pengendara Xenia maut yang merenggut 9 nyawa akhirnya selesai. Siang ini, majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat memvonis Afriyani Susanti dengan hukuman 15 tahun penjara. Putusan ini lebih ringan dari tuntutan 20 tahun penjara oleh jaksa penuntut umum (JPU).

Pembacaan putusan sempat terganggu kegaduhan dari pihak keluarga korban yang tidak puas dengan vonis 15 tahun. Namun, Hakim Ketua Antonius Widyanto memberi teguran dan menyarankan untuk mengajukan banding. Mereka juga sempat mengejar mobil yang akan membawa Afriyani ke Lembaga Pemasyarakatan seperti ingin melampiaskan kekecewaan.

Pihak keluarga merasa keputusan tersebut kurang adil karena nyawa yang hilang berjumlah 9, bukan satu. Hukuman tersebut belum sebanding dengan perasaan kehilangan keluarga korban, terutama Yadi yang harus kehilangan putra satu-satunya yang bernama Ari. Sementara itu, kuasa hukum terdakwa mengatakan masih mempertimbangkan langkah selanjutnya terkait putusan tersebut.

Seperti diketahui, Afriyani didakwa telah merampas 9 nyawa dengan sengaja karena memaksakan diri untuk berkendara dalam kondisi lelah dan mabuk. Atas pertimbangan tersebut, Afriyani dijerat dengan pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan hukuman maksimal 15 tahun penjara dan Pasal 311 ayat (5) UU Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Peristiwa nahas yang sempat menjadi topik hangat di Indonesia tersebut terjadi pada Minggu pagi, 22 Januari 2012. Afriyani bersama teman-temannya terlibat kecelakaan di Jalan MI Ridwan Rais, Jakarta Pusat. Mereka diketahui berkendara dalam keadaan mabuk dan belum tidur. Kejadian tersebut membuat masyarakat kesal dan terus menghujat hingga membuat Afriyani depresi. (dd)

Comment di sini