Tips Membeli Motor Bekas Agar Tidak Rugi

by
September 3rd, 2012 at 9:29 am

CiriCara.comHarga motor saat ini kian melambung, Anda tidak bisa lagi mendapatkan motor baru bila hanya memiliki uang di bawah 10 juta rupiah. Kredit motor juga sulit dilakukan bila uang yang Anda miliki terbatas karena pada bulan Mei 2012 kemarin, Down Payment (DP) motor sudah dinaikkan. 

Untuk yang ingin memiliki sepeda motor, namun uangnya terbatas, Anda bisa membeli motor bekas. Motor bekas juga masih ada yang memiliki bodi dan mesin yang bagus. Untuk bisa mendapatkan kualitas motor bekas yang seperti itu, sebaiknya Anda perlu mengetahui beberapa tips berikut ini:

1. Cek harga pasaran

Sebelum membeli motor bekas, Anda harus mengecek harga pasaran terlebih dahulu. Anda bisa melihatnya di koran, majalah, atau situs otomotif. Tujuannya adalah agar Anda tidak tertipu oleh pihak penjual.

2. Cek rangka dan mesin motor

Sebelum memutuskan untuk membeli motor bekas, Anda juga harus periksa nomor rangka dan mesin motor, sesuaikan yang tertera pada STNK maupun BPKB dari motor tersebut. Hindari membeli motor bekas bila tidak ada STNK dan BPKB-nya karena bisa saja motor tersebut hasil curian.

3. Cek kondisi fisik

Periksa juga kondisi fisik motor, seperti bodi, spion, baut, dan lain sebagainya. Usahakan bagian-bagian  motor merupakan bagian yang masih asli dari merek motor tersebut.

4. Cek kondisi oli motor

Cek juga kondisi oli motor yang akan dibeli. Pastikan ukuran oli cukup atau tidak berlebihan, karena akan membuat suara mesin menjadi lebih halus. Hindari membeli motor bekas yang ukuran olinya berlebihan, karena bisa membuat suara motor berbunyi kasar.

5. Cek spedometer

Hindari membeli motor bekas yang spedometernya sudah mencapai di atas 20.000 km karena akan banyak komponen mesin yang diganti dan mengeluarkan biaya banyak.

6. Hidupkan mesin motor

Anda bisa coba untuk menghidupkan mesin motor yang akan dibeli. Tujuannya adalah untuk mengetahui apakah mesin motor tersebut masih dalam kondisi baik atau tidak. Hindari membeli motor yang memiliki bunyi-bunyian kasar di dalam mesin.

7. Cek perpindahan gigi

Cobalah Anda meminta izin pada pihak penjual untuk menjalankan sepeda motor tersebut. Tujuannya adalah agar Anda bisa mengecek perpindahan gigi motor. Apabila perpindahan gigi terasa sulit dilakukan, maka kampas kopling tersebut akan segera habis. Hindari untuk membeli motor bekas seperti itu.

8. Cek rangka atau sasis motor

Pastikan rangka atau casis motor tidak ada kerusakan. Anda perlu mencobanya dengan menjalankan motor sekitar 40km/jam dan tekan rem sedikit mendadak untuk memastikan motor tidak sulit dikendalikan. Tujuan mengecek rangka dan sasis motor adalah untuk mendeteksi lurusnya sasis dan proses setang motor.

9. Cek kebocoran

Perhatikan oli setelah Anda menjalankan sepeda motor. Terkadang ada sepeda motor yang habis dijalankan, olinya bocor di sela-sela mesin. Hindari untuk membeli sepeda motor yang seperti itu.

10. Cek kondisi kelistrikan

Periksa juga kelistrikan dan lampu-lampu motor yang akan dibeli, seperti lampu depan, sein, rem belakang, klakson, spedometer dan elektrik starter motor. Bila semuanya berfungsi dengan baik, maka Anda bisa langsung membelinya.

Dengan memperhatikan 10 tips di atas, pastinya Anda tidak akan tertipu oleh pihak penjual dan Anda pun bisa mendapatkan motor bekas yang masih berkualitas bagus. (NR)

Comment di sini