Inilah Surat Terakhir Terduga Teroris Solo

by
September 4th, 2012 at 8:49 am

 

Detik


Jakarta (CiriCara.com)Muslim Sanni Assidiqie, seorang warga Batu Ampar, Kramat Jati, Jakarta Timur menyakini bahwa Muchsin terduga teroris Solo yang tewas adalah anaknya. Muslim yakin 90 persen ciri-ciri Muchsin sangat mirip dengan anaknya.

Muslim menuturkan, anaknya sebelumnya berpamitan untuk kembali ke Solo dengan alasan sudah ada janji bisnis. Anaknya yang bernama lengkap Muchsin Sanny Permadi ini adalah merupakan salah satu murid di Pesantren Ngruki, milik Abu Bakar Baasyir.

“Cuma dia bilang sama saya, ‘Pak saya harus ke sana (Solo), udah ada janji,” tutur Muslim seperti dikutip Kompas.

Menurut Muslim, anaknya juga sempat menuliskan sebuah surat yang belum terselesaikan. Surat yang ditulis di sebuah buku tersebut ditemukan oleh istrinya. “Saya nggak tau persisnya kapan ditulis, soalnya kan ngga ada tanggalnya di buku,” tutur Muslim yang tinggal di Gang H Latief RT 03 RW 03, Batu Ampar, Kramat Jati, Jakarta Timur.

Berikut kutipan isi dari surat Muchsin seperti dikutip Kompas:

“Assalamu’alaikum Warahmatullahi wabarakatuh. Sebelumnya aku minta maaf, kalau aku keseharian, aku punya salah sama bapak, dan aku juga minta maaf, ngga bisa bantu bapak di rumah lagi. Aku sangat berterima kasih sama Bapak, karena Bapak… (tulisan tidak selesai).”

Guna identifikasi jenazah, Muslim mengaku baru menyerahkan sidik jari. Rencananya Muslim akan kembali lagi ke Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat I R Said Sukanto untuk menjalani tes DNA. Jika terbukti benar, jenazah Muchsin akan dimakamkan di Batu Ampar, Jakarta Timur.

Sebelumnya tim Densus 88 terlibat baku tembak dengan terduga teroris di Solo, Jawa Tengah. Dari penggerebegan tersebut tim Densus 88 berhasil menewaskan dua orang terduga teroris yang salah satunya adalah Muchsin. (YG)

Comment di sini