Remaja Ibukota Terancam Tak Lagi Bisa Nongkrong di 7Eleven dan Lawson

by
September 4th, 2012 at 5:00 pm

infojkt.com

Jakarta (CiriCara.com) – Kasus penyalahgunaan izin 7Eleven dan Lawson terus bergulir hingga saat ini. Kedua waralaba asing ini diduga membelokkan izin yang seharusnya digunakan untuk membuka restoran makanan untuk membuka ritel atau minimarket di kawasan Ibukota.

Seusai mengadakan Halal Bihalal dengan pegawai Kemendag, Gita Wiryawan, selaku Menteri Perdagangan Republik Indonesia membenarkan bahwa kedua waralaba asal Jepang tersebut telah menyalahi kebijakan perizinan pendirian usaha di Indonesia. Jika hal ini diteruskan, menurut Gita, kedua waralaba tersebut tidak diperbolehkan untuk membuka usaha di Indonesia.

Hingga saat ini, baik pihak 7Eleven dan Lawson masih mengantongi izin dari Kementerian Pariwisata dan bukan Kementerian Perdagangan. Di sisi lain, Gunaryo sebagai Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri menegaskan akan menutup kedua waralaba asing tersebut jika belum memenuhi standar perizinan.

Selain 7Eleven dan Lawson, ada sejumlah waralaba asing lainnya yang dianggap telah menyalahi aturan pendirian perusahaan di Indonesia. Waralaba-waralaba tersebut akan bernasib sama dengan kedua waralaba asing asal Jepang tersebut jika masih mengabaikan peringatan pemerintah untuk memperbaharui perizinan pendirian waralaba di Indonesia.

Namun Pemerintah sendiri belum berani untuk menutup baik 7Eleven dan Lawson sebelum ada penyataan tegas dan perjanjian yang jelas antara pihak pemilik waralaba dan pihak Kementerian Perdagangan. Lagipula kedua waralaba tersebut masih sangat menarik pangsa pasar anak muda dan remaja di kota-kota besar Indonesia khususnya Jakarta.  (RN)

Comment di sini