Akun Twitter Dipalsukan, Audy Tak Tinggal Diam

by
September 5th, 2012 at 11:53 am

Tribunnews

Jakarta (CiriCara.com)Twitter menjadi sarana terbuka bagi artis untuk berkomunikasi dengan para fans dan bahkan haters atau pembencinya. Karena keterbukaan inilah, Audy Item, penyanyi sekaligus istri dari Iko Uwais mendapat masalah.

Seorang pengguna Twitter dengan username @awdee_uwais mengejek Audy dengan kicauannya. Akun palsu yang dibuat sejak 23 Agustus 2012 ini menggunakan fasilitas “Mention” untuk ke akun asli Audy dan menulis kalimat ejekan, ,”Hahahahahahaahahahah ahah syarat artis emang harus lebay. Malu rebut pacar orang. @aawdee_uwais”.

Melihat akun dan tweet ini, Audy Item yang bernama asli Paula Allodya ini gusar. Audy segera mengumumkan kepada followers-nya untuk memblok dan melaporkan akun palsu @awdee_uwais sebagai spam, seperti yang dilansir dari Indopos.co.id.

“Report spam n block akun palsu >> @awdee_uwais,” tulisnya di Twitter. Tindakannya ini diikuti oleh para followers yang me-retweet tulisannya agar akun palsu dirinya itu diblok. Iko Uwais, suami Audy juga melakukan hal yang sama dengan membuat pengumuman di akun Twitter pribadinya @iko­_uwais.

“Ass..kawan,ada yg tidak bertanggung jawab m”buat acc,ini PALSU–>> @awdee_uwais yg asli cma ini –@aawdee_uwais,” tulis Iko, aktor yang terkenal lewan peran utamanya di film The Raid ini.

Sejak pernikahan Audy dan Iko pada Senin, 25 Juni 2012 lalu, ada beberapa pihak yang merasa terganggu termasuk fans Jane Shalimar, mantan pacar Iko, yang mendukung hubungan Iko dan Jane. Mereka meneror dan menindas Audy secara verbal dengan cacian, makian, dan ejekan.

Menanggapi hal tersebut, Audy menjawab balik dengan tweet:

“Bnyk org “sotoy” yg gk tau perkara main asal jeplak aja hehehehe kasian :)”

“Hidup terlalu pendek untuk buang waktu kita membenci atau mengurusi hal-hal yang tidak perlu. Jadi, hiduplah hingga sepenuh hatimu dan relakan hal-hal yang tidak menyenangkan.”

“Orang akan selalu membicarakan kamu, terlebih ketika mereka iri atas kehidupan yang kamu jalani.”

“Biarkan saja… Kamu memberi efek kepada kehidupan mereka, tapi mereka tidak akan memberi efek kepada kehidupan kita.”

“Rumor diretaskan oleh para pembenci (haters), disebarkan oleh orang orang-bodoh, dan diterima oleh orang-orang idiot.” (RN)

Comment di sini