Hotel Pullman Ricuh Saat Bedah Buku Prijanto

by
September 5th, 2012 at 3:04 pm

Yustisi

Jakarta (CiriCara.com) – Bedah buku Prijanto, Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta berjudul Kenapa Saya Mundur?” di Hotel Pullman, salah satu hotel berbintang lima di kawasan Jakarta Pusat Rabu siang ini, 5 September 2012, diwarnai kericuhan.

Kericuhan berawal ketika Mayjen (Purn) Prijanto mulai menjelaskan isi bukunya. Sebanyak lima hingga enam orang yang tergabung dalam Barisan Muda Revolusi membentangkan poster bertuliskan ‘Jenderal Kok Malah Curhat.’

Seperti yang dikutip dari Merdeka.com, poster itu terbentang ketika Prijanto mulai berbicara untuk menguak praktik kotor di Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta. Para pemuda tersebut tiba-tiba menyeruak dan berteriak, “Jenderal jangan cuma ngomong doang, jangan mundur kalau mau benerin!”

Kekisruhan bertambah saat pendukung pihak Prijanto mendekati para pemuda hingga terjadi aksi dorong-mendorong dan pertikaian. Akibatnya, beberapa piring di Ruang Diamond hotel tersebut pecah dan mericuhkan suasana diskusi yang tadinya berjalan lancar.

Dua kelompok yang berbeda itu saling menuding satu sama lain. Pendukung Prijanto menganggap bahwa barisan pemuda tersebut adalah suruhan Gubernur DKI Jakarta yang sedang mencalonkan diri untuk periode pemerintahan selanjutnya, Fauzi Bowo.

Di dalam ruangan, sebelumnya banyak terjadi tanya jawab mengenai alasan Prijanto mundur dari kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta termasuk dari pengacara Egy Sudjana yang juga mengkritik langkah Prijanto mundur di tengah masa jabatan yang belum berakhir.

“Tahu pemimpin Anda brengsek, mengapa tidak melawan? Kok, malah mundur,” ujarnya, seperti yang dikutip dari Tempo.co.

“Banyak cara untuk menyampaikan sesuatu,” tanggap Prijanto yang menolak dengan tegas bila dirinya disebut sebagai seorang pengecut karena menurut beliau, langkahnya untuk mundur sudah sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

Sejak Prijanto mundur dari kursi kepemerintahan DKI Jakarta, beliau sering disudutkan oleh kelompok pendukung Fauzi Bowo atau Foke. Ditambah ketika beliau meluncurkan buku kontroversial tersebut, banyak pihak yang menuding Prijanto bekerjasama dengan kubu Jokowi, Walikota Solo yang menjadi calon Gubernur DKI Jakarta. Buku berjudul “Kenapa Saya Mundur?” tersebut banyak mengungkap praktik kotor di jajaran pemerintah DKI Jakarta. (RN)

Comment di sini