Perhiasan 2,9 M Milik Pengusaha Tambang Lenyap di Bagasi Lion Air

by
September 6th, 2012 at 10:14 am

 

Merdeka


Jakarta (CiriCara.com) – Seorang pria tambun membeberkan kehilangan perhiasan senilai Rp 2,9 miliar dalam bagasi pesawat Lion Air. Atas kehilangan ini, pria tambun yang berprofesi sebagai pengusaha tambang ini telah menggugat pihak maskapai Lion Air.

Seperti yang dilansir detikcom, pria tersebut bernama Umbu S Samapaty. Dia adalah seorang pengusaha tambang biji besi di Minahasa, Sulawesi Utara. “Saya seorang pengusaha tambang biji besi di Minahasa, Sulawesi Utara, PT Sumber Energy Jaya,” katanya kepada detikcom.

Saat ditanya kenapa Umbu tidak menggunakan pesawat eksekutif, padahal dia membawa perhiasan mahal? Umbu menjelaskan bahwa rute yang akan ditempuh olehnya hanya tersedia di pesawat Lion Air.

“Masalahnya di tempat saya untuk rute Manado-Kupang hanya ada pesawat Lion Air dan saya amat sangat percaya kepada Lion,” ujar Umbu.

Sebenarnya Umbu tetap bisa menggunakan maskapai lain untuk menuju Kupang. Caranya ia bisa membeli tiket pesawat rute Makasar ataupun kota lainnya yang menyediakan rute ke Kupang. Namun, ia mengaku tidak ingin repot mengurusi satu tiket di setiap bandara.

Umbu mengaku khawatir jika dia ke Makasar baru ke Kupang, pesawatnya akan delay. Menurutnya itu akan merepotkannya, belum lagi harus mengantre tiket di setiap bandara tentu akan menambah lama waktu yang akan ditempuhnya.

Terkait dengan tudingan mencari sensasi, pria tambun yang merupakan mantan calon Bupati Sumba Barat, NTT 2010 ini membantahnya. Umbu mengaku membeberkan kehilangan perhiasan itu hanya demi mengingatkan pengguna pesawat yang lain.

“Buat apa saya cari sensasi, saya melakukan ini semata untuk memberitahu masyarakat supaya melek hukum,” tutur pria yang merupakan seorang sarjana hukum S2.

Akibat gugatannya, pihak Lion Air menggugat balik Umbu sebesar Rp 503 miliar. Dengan rincian Rp 3 miliar untuk kerugian materiil dan Rp 500 miliar untuk kerugian immateril. Pasalnya, Umbu tdak melaporkan membawa barang berharga saat menggunakan jasa Lion Air.

“Apalagi pendidikan dia (Umbu) S2, sarjana hukum dan advokat. Orang umum saja enggak mungkin kayak gitu (menaruh barang berharga tanpa laporan),” ujar kuasa hukum Lion Air, Nusirwin seperti dikutip detikcom.

(YG)

Comment di sini