Salah Sasaran, Polisi Perbaiki Rumah Tetangga Terduga Teroris

by
September 6th, 2012 at 10:35 am

Detik

Jakarta (CiriCara.com) – Terduga teroris yang baru saja melakukan aksinya di daerah Solo diduga kuat telah melarikan diri ke Jabodetabek. Berdasarkan analisa tersebut Polisi melakukan operasi di kawasan Ibukota dan sekitarnya, pada Rabu, 5 September 2012 kemarin.

Operasi penggerebekan dilakukan di wilayah Depok yang diindikasikan sebagai tempat persembunyian Firman, anggota komplotan Farhan dan Muchsin yang tewas tertembak di Solo, Jumat, 31 Agustus 2012 kemarin. Namun ketika berada di kawasan Perumahan Taman Anyelir, Tim Densus 88 salah sasaran saat melakukan penggerebekan.

Seperti yang dilansir dari Tribunnews.com, rumah yang berada di Perumahan Taman Anyelir II, Blok E1/1, Kalimulya, Depok, Jawa Barat  tersebut adalah milik Erik yang beralamat di Kwitang, Jakarta Pusat. Rumah yang diduga tempat persembunyian Firman tersebut dalam keadaan kosong ketika Tim Densus 88 memerintahkan penghuni untuk keluar rumah serta memberikan tembakan peringatan sebelum mendobrak pintu dan memecahkan kaca jendela rumah.

Namun ketika mendapati rumah tersebut kosong, Tim Densus beralih ke rumah seberang setelah mendengar suara mencurigakan serta menangkap Firman, si terduga teroris.

Kapolres Depok Kombes Mulyadi Kaharni menyatakan tidak ada aksi baku tembak ketika penggerebekan terjadi. “Kami dari kewilayahan hanya mengamankan lokasi, agar warga tidak mengganggu penggerebekan sedangkan status TKP masih status quo sampai penyelidikan lebih lanjut,” jelas Mulyadi. Rabu kemarin, 5 September 2012.

Sementara, untuk rumah yang rusak karena salah sasaran saat penggerebekan, pihak kepolisian setempat akan menggantinya.  (RN)

Comment di sini