CiriCara: Cara Memilih Pengasuh Anak yang Tepat

by
September 7th, 2012 at 10:46 am

CiriCara.com – Jika Anda seorang wanita karier dan sudah memiliki anak, tentunya akan jarang berada di rumah dan kurang memperhatikan kondisi anak. Terkadang wanita yang seperti ini mengambil langkah dengan cara memakai jasa pengasuh anak atau baby sitter.

Memilih pengasuh anak yang tidak tepat dapat membuat trauma pada anak. Banyak pemberitaan yang muncul di media bahwa seorang baby sitter tega memukuli anak majikannya hingga tewas. Agar terhindar dari hal tersebut, maka Anda harus selektif ketika memutuskan untuk memakai jasa baby sitter dalam mengurus Anak. Berikut tipsnya:

1. Harus selektif

Anda harus selektif bila ingin mengambil baby sitter dari yayasan penyedia pengasuh anak. Carilah pengasuh yang baik, sopan, sabar, dan jujur. Bila sudah memilih baby sitter mana yang cocok, maka Anda harus tetap meminta izin pada yayasan tersebut. Walaupun semua baby sitter yang ada di yayasan tersebut sudah diajari bagaimana cara mengasuh anak yang benar, tetapi tetap saja masih ada baby sitter yang “nakal”.

Sesudah memilih baby sitter tersebut, Anda juga harus menanyakan beberapa hal penting kepadanya, seperti bagaimana menagani bila si anak rewel, nakal, manja, atau mendadak sakit. Perhatikan jawaban yang diungkapkannya dan pakailah jasanya bila jawaban yang diberikan sangat memuaskan Anda. Namun, bila tidak Anda bisa memilih baby sitter di tempat lain.

2. Minta daftar riwayat hidupnya

Anda harus meminta daftar riwayat hidup baby sitter yang sudah dipilih, tujuannya adalah agar mengetahui latar belakang orang tersebut. Jika Anda ingin mengetahui lebih dalam tentangnya, maka datangilah rumahnya dan berkenalanlah dengan keluarganya. Ajak keluarganya mengobrol dan beri tahu mereka bila baby sitter tersebut akan bekerja di rumah Anda. Cara ini sangat baik dilakukan agar baby sitter tersebut menghargai anggota keluarga Anda dan sikapnya menjadi sopan.

3. Beritahu peraturan yang ada dalam keluarga

Jika si baby sitter sudah berada di rumah Anda, beri tahu mengenai peraturan dan kebiasaan yang diterapkan keluarga. Jelaskan kepadanya dan ajari apa saja yang harus dilakukan ketika mengasuh anak Anda. Jelaskan secara detail agar anak Anda tetap merasa nyaman walaupun diasuh oleh pengasuh anak.

4. Menanyakan pada kerabat

Jika Anda tidak ingin memakai baby sitter dari yayasan pengasuh anak, maka bisa menanyakan pada kerabat yang Anda kenal baik latar belakangnya. Namun, Anda juga harus tetap selektif kepada calon baby sitter yang akan dipekerjakan. Tetap perhatikan gaya bicaranya, tingkah lakunya, dan lain sebagainya demi kenyamanan keluarga Anda.

Pemilihan baby sitter harus dilakukan dengan selektif karena ia akan bekerja di rumah Anda dalam jangka waktu yang lama. Selain itu, pilihlah baby sitter yang memang benar-benar bisa mengasuh anak, memiliki sikap yang sopan, dan lain sebagainya agar anak Anda bisa terawat dengan baik dan tetap sehat. (NR)

Comment di sini