Kisruh PSSI Berdampak Buruk Pada PON 2012

by
September 7th, 2012 at 3:28 pm

Bolaindo

Pekanbaru (CiriCara.com)Kisruh PSSI yang terus berlanjut berdampak buruk pada penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII yang dilansungkan di Pekanbaru, Riau.

Ketidakstabilan sepakbola nasional ini terlihat di level daerah ketika dua tim asal Kalimantan yaitu Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan saling berebut untuk masuk ke babak penyisihan. Kasus  yang sama juga terjadi di Pulau Jawa dan Sumatera seperti Jawa Barat dan Jambi yang masing-masing memiliki dua kontingen untuk bertanding di PON 2012 ini.

Pertikaian diawali ketika kubu Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan bertanding untuk masuk ke babak penyisihan. Grup dari Kalimantan Timur menggunakan dua pemain profesional dan menang melawan grup Kalimantan Selatan.

Karena menggunakan dua pemain profesional, grup Kalimantan Timur didiskualifikasi dari babak penyisihan PON oleh Ketua PSSI, Djohar Arifin. Namun keputusan ini tidak bisa diterima mutlak oleh grup Kalimantan Timur dan  melaporkannya pada Badan Arbitrase Olahraga Indonesia (BAORI) yang akhirnya menolong grup bagian timur Kalimantan ini untuk menang.

Di Pulau Jawa, tim Jawa Barat terbagi menjadi dua tim, satu di bawah PSSI versi Djohar dan satu lagi di bawah PSSI La Nyalla. Masalah ini juga ditemukan pada tim di Provinsi Jambi.

Permasalahan yang berlarut-larut  mengakibatkan ketidakpastian tim yang akan mengikuti babak penyisihan di Rengat, Kunasing, dan Bangkinang, Riau. Akibatnya, BAORI dan PB PON menggelar rapat dan berniat memutuskan sepihak untuk grup-grup yang akan bertanding di PON.

Namun di pihak PSSI pusat memutuskan hasil rapat yang berbeda dengan BAORI. Saleh Mukadar, wakil sekretaris menyatakan bahwa grup Kalsel berhak untuk maju ke babak penyisihan, seperti dikutip dari Tribunnews.com. (RN)

Comment di sini