Apple Patenkan Teknologi “Anti-Smartphone”

by
September 10th, 2012 at 11:12 am

Jakarta (CiriCara.com) - Apple baru saja memperoleh paten atas sebuah teknologi yang dapat merubah dunia untuk selama-lamanya. Teknologi ini, dapat membuat smartphone tak berdaya ketika memasuki sebuah area yang dinilai terlalu sensitif bagi foto atau video dari ponsel.

Jika diterapkan, bukan tidak mungkin teknologi ini akan menjadi sangat bermanfaat bagi para selebriti Hollywood yang khawatir gambar mereka diambil dari sebuah kamera ponsel oleh paparazzi, atau bagi para guru yang tidak ingin murid-murid sibuk sendiri dengan ponselnya. Namun, ada juga sisi lain dari teknologi tersebut yang dapat memberi efek negatif. Pasalnya, dapat membungkam kebebasan bersuara serta menahan tersebarnya informasi.

Belakangan ini, smartphone menjadi alat yang dapat diandalkan dalam menyebarkan informasi mengenai pergerakan kerakyatan dan politik. Jika teknologi besutan Apple diimplementasikan, niscaya para demonstran tidak mungkin dapat merekam aksi-aksi dari aparat penegak hukum.

Bukan itu saja, selain melumpuhkan kamera video dan foto, paten yang baru mereka dapatkan pada akhir Agustus tersebut akan memaksa semua smartphone sepenuhnya “tertidur” ketika memasuki area tertentu. ini berarti bahwa tiada koneksi ke luar baik itu melalui jejaring sosial, telepon, bahkan SMS sekalipun.

Menanggapi pendapat yang bernada memprotes tersebut, Apple beralasan bahwa kini, teknologi berkembang begitu cepat sehingga teknologi nirkabel dapat ditemui di mana-mana dan kadang mengganggu seperti di saat rapat atau pertemuan, pelajaran, upacara keagamaan, pernikahan, bahkan pemakaman sekalipun.

Seperti dikutip dari Mashable, Apple beralasan: “Semakin banyak orang yang membawa perangkat tersebut ke bermacam keadaan baik itu sosial maupun profesional, dan itu kerap mengganggu, membuat frustasi, bahkan dalam beberapa keadaan dapat mengancam orang lain,” tulisnya dalam pernyataan resmi.

Meskipun demikian, memberikan kuasa kepada pemerintah, pengusaha, atau penyedia jaringan untuk melumpuhkan smartphone di area tertentu akan menimbulkan terlalu banyak kemungkinan dan pertanyaan. Bagaimana menurut Anda? Perlukan teknologi tersebut diterapkan? (dd)

Comment di sini