Foke: Waspadai SMS Hipnotis di Putaran Kedua Pilkada DKI!

by
September 10th, 2012 at 8:58 am

Harian Jogja

Jakarta (CiriCara.com) – Sebuah fakta mengejutkan datang menjelang putaran Pilkada DKI putaran kedua dari kubu Fauzi Bowo – Nachrowi Ramli. Mereka mengingatkan warga Jakarta tentang maraknya serbuan SMS hipnotis di putaran kedua kali ini.

Menurut Fauzi Bowo seperti yang dilansir dari Tempo.co, beliau mengingatkan warga Jakarta untuk tidak terjebak melalui modus hipnotis telepon seluler sebelum Pilkada putaran kedua dilangsungkan. Menurutnya lagi, akan ada sejumlah relawan dari kubu lawan, Jokowi-Ahok, yang akan membagi-bagikan kartu pra bayar kepada warga masyarakat sebelum mengirim SMS hipnotis.

“Orang tidak lagi menghipnotis melalui hubungan langsung tetapi melalui telepon genggam,” ujarnya seraya menunjuk pada telepon genggam yang dibawanya usai menghadiri halal bihalal di Masjid Ikhwanul Muslimin, Pasar Minggu, Minggu, 9 September 2012.

Selain itu, Fauzi Bowo juga memberi contoh bagaimana sebuah pesan singkat dapat menghipnotis seseorang.

“Misal, dengan SMS ‘I Love You’, orang yang di-SMS tidak ingat lagi dengan orang lain,” katanya. Oleh karena itu, Fauzi mengingatkan para peserta halal bihalal untuk mengantisipasi hal ini mendekati hari pemilihan yang akan dilaksanakan pada 20 September 2012 mendatang.

Fauzi Bowo dengan yakin mengatakan bahwa hal ini kemungkinan besar akan terjadi mendekati hari tersebut. Maka bersamaan dengan acara halal bihalal yang digelarnya, ia mengajak umat Islam secara khusus untuk merapatkan barisan menjelang Pilkada.

85 persen warga Jakarta adalah umat Islam, jadi kita harus merapatkan barisan agar tidak ada satu kekuatan pun yang dapat mengalihkan amanat umat Islam,” ujar Fauzi Bowo atau yang akrab disapa Foke ini seusai halal bihalal.

Acara halal bihalal ini sendiri berlangsung ketika beliau menunda acara silaturahmi dengan warga di kawasan Masjid Pondok Indah. Setelah acara tersebut berlangsung, Fauzi Bowo akan menghadiri acara senam pagi dan dialog masyarakat serta pegawai masyarakat di RSUD Tarakan, Lapangan Monas. (RN)

Comment di sini