Inilah 5 Kasus Terorisme Yang Heboh di Indonesia

Ilustrasi

CiriCara.com – Peristiwa meledaknya sebuah rumah di Depok yang diduga merupakan tempat perakitan bom kembali mengingatkan tentang beberapa kasus terorisme di Indonesia. Semenjak kasus besar di Bali, 2002 silam, kasus terorisme ternyata belum surut.

Aparat kepolisian termasuk tim Densus 88 hingga kini belum bisa melacak pergerakan para teroris. Meski sejumlah gembong teroris sudah berhasil dilumpuhkan, aksi teror masih saja terjadi. Kenapa teroris mengintai keamanan Indonesia?

Berikut 5 kasus terorisme yang menghebohkan di Indonesia:

1. Bom Bali tahun 2002

Bom Bali 2002 (disebut juga Bom Bali I) terjadi pada malam hari tanggal 12 Oktober 2002. Aksi ini merupakan rangkaian tiga pengeboman di lokasi yang berbeda di Bali. Dua ledakan pertama terjadi di Paddy’s Pub dan Sari Club (SC) di Jalan Legian, Kuta, Bali, sedangkan yang terakhir di Konsulat Amarika Serikat. Tercatat 202 korban jiwa dan 209 orang luka-luka.

2. Bom JW Marriott 2003

Catatan kelam kembali menimpa Indonesia di tahun 2003. Sebuah bom meledak dan menghancurkan sebagian Hotel JW Marriott di kawasan Mega Kuningan, Jakarta, Indonesia. Bom meledak sekitar pukul 12.45 WIB dan 12.55 WIB pada Selasa, 5 Agustus 2003. Sebanyak 12 orang tewas dan 150 orang cedera. Ledakan ini merupakan aksi bom bunuh diri.

3. Bom Kedubes Australia 2004

Ledakan besar terjadi di depan Kedutaan Besar Australia, kawasan Kuningan, Jakarta. Bom meledak pada tanggal 9 September 2004 silam. Aksi teror ini merupakan rentetan serangan terorisme yang ditujukan terhadap Australia. Jumlah korban jiwa tidak begitu jelas, versi petugas Indonesia 9 orang, sementara versi Australia 11 orang tewas.

4. Bom Bali 2005

Untuk yang kedua kalinya, aksi teror di Pulau Dewata, Bali kembali terjadi pada 1 Oktober 2005. Ledakan bom berada di R.AJA’s Bar dan Restaurant, Kuta Square, daerah Pantai Kuta dan di Nyoman Cafe’Jombaran. Meski lebih kecil dari bom Bali pertama, peristiwa ini menewaskan 22 orang dan 102 orang mengalami luka-luka.

5. Bom Cirebon 2011

Sebuah ledakan bom bunuh diri terjadi di Masjid Mapolresta Cirebon saat Salat Jumat pada 15 April 2011 silam. Berbeda dari aksi lainnya, bom bunuh diri ini ditujukan untuk menyerang Polisi. Tercatat ada 25 orang mengalami luka-luka dan menewaskan satu pelaku.

Meski berhasil meminimalisir korban jiwa, aksi terorisme di Indonesia hingga kini masih belum bisa dicegah. Pasukan khusus anti-teror hingga kini belum bisa melacak pergerakan para gembong teroris yang terus berpindah-pindah. Bahkan, saat ini aksi teror sudah mulai mengincar oknum polisi.

(YG)


comments powered by Disqus