Kronologi Lengkap Ledakan Bom Depok, Sabtu Malam

by
September 10th, 2012 at 10:56 am

RRI

Jakarta (CiriCara.com)Sabtu malam, 8 September 2012, kota Depok, Jawa Barat dikejutkan dengan sebuah ledakan hebat yang terjadi di kawasan Jalan Nusantara Raya, Beji.

Ledakan tersebut berasal dari sebuah bom rakitan di sebuah rumah yang menjadi kantor Yayasan Yatim Piatu Pondok Bidara. Ledakan ini menyebabkan seorang korban luka parah yang diduga kuat sebagai pelaku perakitan bom. Korban tersebut sedang menjalani perawatan di RS Polri Sukanto hingga hari ini.

Dikutip dari Kompas.com, berikut kronologi lengkap ledakan bom di Beji, Depok, Sabtu, 8 September 2012 lalu:

1. Pukul 20.45

Ledakan yang cukup keras terdengar dari dalam sebuah rumah petak, Jalan Nusantara Raya, Beji, Depok. Suara ini terdengar hingga radius 300 meter. Saksi ledakan melihat asap dari dalam sebuah rumah petak di belakang pos Forum Betawi Rempug (FBR) yang ternyata berasal dari rumah dengan spanduk “Yayasan Yatim Piatu Pondok Bidara” di depannya.

Menurut beberapa saksi yang berada di sekitar lokasi ledakan, mereka melihat seorang pria terkapar dengan kondisi tubuh bagian dada yang masih mengeluarkan api dan luka di tangan kiri yang masih terbuka. Selain pria itu, dua orang korban lainnya di sekitar lokasi kejadian menderita luka ringan.

2. Pukul 21. 30

Tim gabungan dari Polsek Beji dan Polres Kota Depok mendatangi lokasi kejadian lalu memasang police line atau garis polisi di lokasi serta mengevakuasi tiga orang korban ledakan. Dua orang korban yang luka ringan dibawa ke Klinik Bima sebelum dibawa oleh tim Densus 88 Antiteror sedangkan seorang korban lainnya yang luka berat dibawa ke RS Mitra Keluarga, Depok.

3. Pukul 23.15

Tim Gegana masuk dan menyisir lokasi kejadian. Tak lama berselang, iring-iringan Polda Metro Jaya tiba di lokasi kejadian. Mereka yang datang bersama rombongan antara lain Wakil Kepala Polda Metro Jaya Brigadir Jenderal (Pol) Suhardi Alius, Kepala Polres Depok Komisaris Besar Mulyadi Kaharni, Kepala Biro Operasi Polda Metro Jaya Komisaris Agung Budhi Maryoto, dan Kepala Subdit Resmob Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Herry Heryawan.

4. Pukul 23.30

Polisi menetralisir area seluas 100 meter dari lokasi kejadian setelah menemukan beberapa benda mencurigakan. Selain itu, polisi meminta warga sekitar untuk mematikan alat komunikasinya.

5. Minggu, 9 September 2012, Pukul 00.00

Jajaran Polda Metro Jaya dan Polres Kota Depok meninggalkan lokasi menuju ke Mapolresta Depok karena ada delapan saksi mata yang akan diperiksa di sana termasuk Wulandari, wanita yang menghuni rumah petak di sebelah sumber ledakan.

6. Pukul 03.00

Ansyad Mbai selaku Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme mendatangi lokasi kejadian dan menemukan tiga buah senjata api yang salah satunya berjenis Pietro Baretta. Senjata ini menyerupai senjata api rakitan kelompok terorisme di Solo.

Mbai juga menemukan senjata api dan barang bukti lainnya seperti senjata pinggang, berbagai macam serbuk warna kuning, putih, dan pink; serta granat di sekitar lokasi kejadian. Namun, Mbai belum berani memastikan apakah peristiwa ledakan di Beji, Depok ini berkaitan dengan aksi terorisme.

7. Pukul 03.30

Tim Gegana meninggalkan lokasi namun belasan anggota Brimob masih berjaga-jaga di sekitar area garis polisi. Sementara itu, akses menuju Jalan Nusantara Raya ditutup total karena polisi masih akan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) pukul 07.00, Minggu, 9 September, 2012.

(RN)

Comment di sini