CiriCara: 5 Ciri Anda “Gila” Belanja

by
September 13th, 2012 at 11:08 am

CiriCara.com – Sebagian orang mengatakan bahwa belanja merupakan salah satu aktivitas yang menyenangkan. Terkadang orang tersebut sering tak terkendalikan bila ada di pusat perbelanjaan. Begitu melihat barang-barang yang dijajakan, lalu langsung mengambilnya tanpa berpikir panjang. Bila uang yang dibawanya tidak cukup, maka dia akan menggunakan kartu kredit.

Begitu sampai di rumah baru menyadari bahwa barang-barang yang dibelinya tidak terlalu dibutuhkan bahkan sama sekali tidak berguna. Dan menyesalnya lagi bila tagihan kartu kredit membludak. Namun, bagi si gila belanja atau shopaholic, biasanya dia akan menyesal beberapa hari saja dan keesokan harinya akan kembali belanja seperti itu.

Dicuplik dari Dailymail, seorang wanita yang berasal dari Okahoma mengaku menghabiskan $500.000 atau setara dengan Rp. 47 miliyar hanya untuk pakaian dalam. Ini adalah jumlah akumulasi dari kegiatan belanja yang dilakukannya selama 10 tahun. “Kalau orang lain makan sampai mati, saya belanja sampai mati,” ujarnya kepada Dailymail.

Wanita itu adalah salah satu orang yang suka sekali belanja dan tergolong shopaholic. Namun, Apakah Anda termasuk orang yang seperti itu? Untuk mengetahuinya, sebaiknya simak 5 ciri-ciri shopaholic berikut ini yang dicuplik dari Ghiboo.com:

1. Pengeluaran melebihi budget

Professor ilmu kesehatan terapan di Indiana University, Ruth Engs, Edb mengatakan bahwa seringnya orang berbelanja dan menghabiskan uang melebihi budget, pada akhirnya dia akan mengalami masalah finansial yang serius. Apabila kondisi ini dialami olehnya, maka dia pun tak akan jera.

2. Kompulsif

Shopaholic atau orang yang kecanduan belanja cenderung akan bertindak kompulsif. Artinya, dia akan mengambil barang yang disuka tanpa berpikir panjang. Dia juga tidak akan memperkirakan apakah barang tersebut dibutuhkan atau tidak. Orang seperti itu cenderung menghabiskan uang sisa tabungannya hanya untuk berbelanja.

3. Takut dikritik

Shopaholic akan menyembunyikan barang belanjaannya karena takut dikritik orang lain bila mengetahui apa yang dia beli. Namun, seorang yang kecanduan belanja biasanya memiliki kartu kredit dan rekening rahasia. Salah satu cara ini akan membuatnya puas dan tidak ada orang yang bisa mengganggu aktivitas belanjanya.

4. Hubungan sosial yang bermasalah

Rick Zehr, wakil presiden bagian Addiction and Behavioral di Proctor Hospital, Illinois Institute for Addiction Recovery mengatakan bahwa hubungan asmara bisa jadi bermasalah karena pengeluaran belanja yang berlebihan. Hal ini berlaku bagi wanita yang sudah berumah tangga, biasanya dia akan ditegur oleh suaminya karena terlalu sering berbelanja.

5. Berbohong

Shopaholic akan berbohong mengenai harga barang yang dibelinya, karena takut menerima kritikan dari orang lain. Dia akan menyebut harga lebih rendah dari harga normal barang tersebut. Hal ini dilakukannya agar orang lain tidak tahu yang sebenarnya dan agar dia tidak dituduh sebagai orang yang boros.

Sebenarnya ada penyebab jika seseorang mengalami shopaholic. Penyebab tersebut, antara lain adanya iklan-iklan yang ditampilkan berbagai media yang menggambarkan pola hidup konsumtif, adanya pikiran-pikiran obsesi, dan kecemasan berlebihan karena mengalami trauma di masa lalu. Penyebab trauma di masa lalu ini dialami oleh wanita asal Okahoma tersebut karena bercerai dengan suaminya dan membuatnya jadi kecanduan belanja.

Apabila kecanduan belanja Anda belum parah, maka ada baiknya untuk mulai membatasi diri. Membeli barang yang berlebihan dan tidak akan Anda pakai akan membuat hidup boros dan melarat nantinya. Untuk itu, ajaklah seorang teman saat belanja dan mintalah dia agar mengingatkan Anda bila sudah belanja di luar batas. (NR)

Comment di sini