Soekarno Jadi Inspirasi Bashaer Othman, Walikota Termuda Dunia

by
September 13th, 2012 at 11:53 am

Jakarta (CiriCara.com) – Walikota termuda dunia yang berasal dari Palestina, Bashaer Othman menyempatkan diri berkunjung ke Kantor Kedutaan Besar Palestina di Indonesia Rabu, 12 September 2012.

Bashaer Othman yang baru berusia 15 tahun ini masih duduk di kelas 1 Sekolah Menengah Atas (SMA) di Palestina. Bashaer menjabat sebagai Walikota Allar, Tulkarm, Tepi Barat, Palestina. Selama dua bulan, Bashaer memimpin Kota Allar di bawah bimbingan Sufian Shadid, Walikota Allar sebenarnya, setelah terpilih dalam program pemberdayaan kaum muda Pemerintah Palestina,

Dilansir dari Tribunnews.com, Bashaer yang masih berusia di bawah 17 tahun ini telah banyak mendapat sorotan karena dia harus memikul tanggung jawab yang berat untuk mengatasi permasalahan di Kota Allar, mengawasi karyawan dan menandatangani dokumen-dokumen resmi.

Melalu wawancara yang dihimpun dari sumber yang sama, Bashaer yang merasa sangat senang berada di Indonesia ini menyatakan jika proses pemilihan Walikota tersebut berlangsung sangat ketat karena ia harus bersaing dengan ribuan anak muda berdasarkan kompetensi dan kemampuan terhadap beberapa hal.

Bashaer terpilih karena ia mempunyai kemampuan individual dan wawasan yang luas tentang kenegaraan, politik, sosial, dan ekonomi baik tentang negaranya ataupun dunia internasional. Tidak heran karena sebelum ‘terpilih’ menjadi walikota pernah memimpin sebuah organisasi kepemudaan di sekolah yang memiliki visi dan misi yang jelas untuk kemajuan rakyat Palestina.

Selama menjabat sebagai  Walikota Allar selama dua bulan, Bashaer berusaha memecahkan berbagai masalah rakyat dengan cara mengurusi ketersediaan lapangan kerja. Ketika berkeliling ke berbagai negara, Bashaer sempat mengajak para investor agar berinvestasi di Palestina dan mendapat sambutan baik dari lewat tiga proyek asing yang diperolehnya.

Kesulitan utama yang dialami Bashaer saat menjabat Walikota didapat dari sektor hukum karena banyak masyarakat Palestina yang bertanya kepada Walikota sehingga gadis ini harus bersabar menjawabnya. Namun di sisi lain, hal inilah yang membuatnya mempunyai komunikasi bagus dengan rakyat Allar.

Walaupun Palestina identik dengan konflik, namun Kota Allar, tempat Bashaer meimpin termasuk aman karena kontak senjata tidak pernah terjadi sementara penghasilan rakyat Allar berada di atas rata-rata. Saat Bashaer ditanya mengenai konflik negaranya dengan Israel, Bashaer yang masih belia ini menolak untuk menanggapi. Menurutnya, negara-negara lain tidak perlu memandang Palestina sebagai negara yang selalu sarat dengan konflik karena Palestina mempunyai banyak generasi muda yang siap membangun negara baru.

Bashaer Othman juga menyatakan jika dirinya mengalami perubahan setelah menjadi walikota. Gadis muda yang tidak mau memikirkan masalah pacaran ini mengaku jika sekarang dia lebih memikirkan kepentingan umat daripada kepentingannya sendiri.

Dari kehidupan pribadi, Bashaer merupakan anak keempat dari lima bersaudara yang hidup di tengah-tengah keluarga yang harmonis dan bahagia. Keluarga inilah yang mendukun Bashaer menjadi walikota bersama dengan teman-teman dekatnya.

Walau tidak memiliki akun Facebook, Bashaer tetap mengikuti perkembangan global di internet. Menurutnya lagi, di masa yang akan datang, Palestina akan mempunyai kehidupan yang lebih bagus walaupun di masa sekarang kaum mudanya  lebih banyak menghabiskan masa mudanya untuk bekerja di negara-negara lain.

Sunggung sebuah visi dan misi yang luar biasa bagi gadis seumuran dengan Bashaer Othman. Lalu siapakah tokoh yang menjadi inspirasi Bashaer?

Ternyata gadis ini mengaku terinspirasi oleh Soekarno, Presiden pertama Republik Indonesia. Soekarno sendiri dikenal sebagai Presiden pertama yang mengakui kedaulatan Palestina. Di Palestina, Soekarno lebih dikenal dengan nama Ahmad Soekarno. Menurut Bashaer, dukungan Indonesia ke Palestina selama ini telah memberikan energi lebih bagi negara kecil tersebut untuk berjuang dan maju.

(RN)

Comment di sini