Film ‘Innocence of Muslims’ Satukan Sunni dan Syiah

by
September 14th, 2012 at 4:55 pm

Bahrain (CiriCara.com) – Dua kelompok Islam, Sunni dan Syiah di Bahrain akhirnya bersatu untuk mengutuk film kontroversial “Innocence of Muslims” yang menistakan Islam. Ulama Sunni dan Syiah bersatu dan kompak melakukan aksi protes selepas shalat Jumat.

Seperti dilansir gulfnews.com, Ketua Dewan Agama Bahrain, Sayed Majeed Al-Mishal mengatakan bahwa film “Innocence of Muslims” telah secara terang-terangan menghina Nabi Muhammad SAW. Karena itulah umat Islam mengecam dan mengutuk film yang disutradarai oleh pria bernama Sam Bacile itu.

“Jelas kami sangat marah,” kata Sayed Majeed Al-Mishal, Jumat (14/9/2012).

Terkait kebersamaan Sunni dan Syiah, Sayeed berharap agar kedua kelompok Islam tersebut bisa terus bekerja sama demi melindungi Islam. Meski berbeda, kedua kelompok Islam ini mempunyai kewajiban yang sama yakni, membela Islam. “Ada perbedaan, tapi kewajiban kita sama,” kata dia.

Sementara itu, aktivis pro-Palestina Nasser Al Fadhala mengatakan bahwa para ulama Sunni sudah sepakat untuk menggelar aksi unjuk rasa secara serentak di seluruh Bahrain setelah salat Jumat. Bahkan, para khatib juga akan mengisi ceramahnya berkaitan dengan masalah tersebut.

Menurut Al Fadhala, film tersebut sengaja dibuat untuk menciptakan permusuhan. Film ‘Innocence of Muslims’ adalah upaya provokatif untuk menjauhkan umat Islam dari Nabi Muhammad SAW. “Yang pasti itu tidak akan berhasil,” ujarnya.

Saat ini, aksi unjuk rasa terus terjadi di negara Timur Tengah. Mereka secara tegas mengecam dan mengutuk film anti-Islam tersebut. Kebanyakan massa berkumpul di depan Kedubes Amerika Serikat. Mereka menilai Amerika adalah dalang dari semua permasalahan tersebut.

Sementara itu, para aktris yang bermain di “Innocence of Muslims” mengaku bahwa mereka telah ditipu. Mereka mengklaim trailer film yang muncul di YouTube adalah hasil editan sang sutradara, Sam Bacile, yang keberadaannya saat ini masih misterius.

(YG)

Comment di sini