Hari Pertama Kampanye, Basuki Dihadang Preman di Klender

by
September 14th, 2012 at 2:59 pm

Komisi Kepolisian Indonesia

Jakarta (CiriCara.com)Basuki Tjahaja Purnama, Calon Wakil Gubernur (Cawagub) DKI Jakarta yang terpisah dari Jokowi di hari pertama masa kampanye Pilkada DKI putaran kedua ini mendapat  perlakuan yang kurang menyenangkan dari daerah Kampung Sumur, Kelurahan Klender, Jakarta Timur.

Dilansir dari Tribunnews.com, dengan mengaku sebagai Wakil Ketua RW 10 di wilayah tersebut, seorang pria bergaya preman mencegah rombongan Basuki atau yang kerap disapa Ahok ini pada hari Jumat, 14 September 2012.

Pria ini mengaku bernama H. Abdul Rojak yang datang ke arah Basuki dan tim kampanye sambil menaiki sepeda motor matic merek Honda Scoopy dengan nomor polisi B3348TON dengan tujuan menanyakan izin dan maksud kedatangan rombongan tersebut ke kampung Sumur, Klender. Pria dengan kostum mirip preman dengan kalung rantai besi di lehernya itu meneriaki Basuki:

“Kalau masuk RW 11, sudah RW 11 aja ini wilayah gue, enggak ada izin dari warga setempat!”

Karena merasa telah berada di jalur yang benar, Basuki menjelaskan kepada wakil RW bahwa hari ini adalah masa kampanye Pilkada DKI putaran kedua sehingga ia berhak melakukan kampanye dimanapun karena sudah mendapat jadwal yang ditetapkan oleh KPUD.

Basuki juga menyangsikan tentang ucapan Abdul Rojak yang mengatakan bahwa warga RW 10 di daerah Klender tersebut menolak kedatangannya.

“Bapak enggak bisa bilang begitu, coba tanya warga bapak, bapak representasi mereka atau tidak, kalau bapak merasa keberatan silakan lapor ke polisi,” kata Basuki, dikutip dari sumber yang sama. Rombongan pun segera meninggalkan Ketua RW yang menggerutu karena tuntutannya dianggap salah.

“Ya kalau izin kelurahan beda, dia kan belum izin sama warga setempat, ini wilayah gue,” tutur pria yang mengaku sebagai Wakil Ketua RW itu kepada wartawan Tribunnews.com.

Kampanye kedua pasangan Pilkada DKI putaran kedua, Foke-Nara dan Jokowi-Basuki akan berlangsung selama tiga hari dari tanggal 14 hingga 16 September 2012. Berbeda dengan kampanye pada putaran pertama, kampanye untuk putaran kedua Pilkada DKI kali ini diagendakan dengan debat publik, dialog televisi dan kampanye pada ruangan tertutup untuk mempertajam visi dan misi dengan jumlah pendukung yang dibatasi.

Sedangkan pada tanggal 17 hingga 19 September 2012 merupakan masa tenang sebelum Pilkada DKI dilangsungkan pada tanggal 20 September 2012.

(RN)

[colorvote id="4" style="wpcvp-poll"]

Comment di sini