Pakai Legging ke Sekolah, Siswi Inggris Ini Dipulangkan

by
September 14th, 2012 at 9:10 am

Daily Mail

Cambridgeshire (CiriCara.com) – Biasanya, murid perempuan mengalami masalah dengan seragam sekolahnya karena rok seragam yang dibuat terlalu pendek dan ketat.

Namun, ada kejadian unik yang terjadi di salah satu sekolah di Inggris, yaitu Swavesey Village College. Sekolah ini mengaku telah mengumumkan tentang peraturan seragam yang harus dikenakan para muridnya, termasuk model seragam celana panjang untuk murid perempuan.

Hal ini bertujuan supaya tidak ada murid perempuan yang menggunakan celana legging ke sekolah. Model yang diharuskan oleh pihak sekolah adalah celana bootcut.

Andrew Daly selaku kepala sekolah, menyampaikan bahwa sekolah tersebut sangat terkemuka, sehingga mereka harus menerapkan standart tinggi bagi para muridnya.

Masalahnya, seorang murid perempuan di sekolah tersebut, Lauren Entwistle kedapatan mengenakan celana seragam yang terlalu ketat hingga ke mata kaki. Pihak sekolah menganggap Lauren melanggar peraturan berseragam yang sudah dibuat oleh sekolah tersebut. Model celana yang dikenakan Lauren tidak sesuai dengan model yang ditetapkan pihak sekolah.

Pihak sekolah lalu memulangkan Lauren karena alasan tersebut. Sebelumnya, Lauren juga disuruh belajar di ruang isolasi oleh gurunya.

Mendengar masalah tersebut, sang ibu, Mandy Entwistle merasa tidak terima dan kesal. Menurut keterangannya, celana yang dikenakan Lauren, dipesannya melalui situs resmi sekolahan. Tidak mungkin, kalau model celana tersebut tidak sesuai dengan peraturan yang ada.

Daily Mail melaporkan bahwa pihak sekolah sedang memesankan seragam celana yang baru untuk Lauren, pada situs resmi seragam sekolah, yang juga digunakan ibunya saat membelikan celana panjang ketat tersebut.

Karena dipulangkan, Lauren kehilangan satu setengah hari pelajarannya di sekolah. Padahal, pada hari kejadian tersebut, ada pelajaran kesukaannya, yaitu kesehatan dan kecantikan.

Mungkin hal ini dipicu karena kesalah-pahaman antara kedua belah pihak. Namun, Lauren-lah yang dirugikan karena dia kehilangan jam belajar di sekolahnya karena dipulangkan. Bagaimana menurut Anda? (yk)

Daily Mail

Comment di sini