FPI: Pembuat Film Ini Harus Dihukum Mati!

by
September 17th, 2012 at 5:10 pm

Jakarta (CiriCara.com) – Ratusan orang yang merupakan gabungan dari beberapa organisasi massa (ormas) seperti Gerakan Reformasi Islam (GARIS), Gerakan Pembela Islam (GPI), dan Front Pembela Islam (FPI) menuntut agar orang yang bertanggung jawab atas pembuatan film anti-islam berjudul Innocence of Muslims dihukum mati.

Mereka mengancam akan terus melakukan aksi hingga tuntutan mereka dipenuhi. Ketua FPI Jakarta Habib Salim Alathas mengungkapkan: “Pokoknya, kami dari FPI dan ormas Islam lainnya menuntut pembuat film ini dihukum mati. Sebab hal ini sudah menghina Nabi Muhammad SAW,” ujarnya seperti dikutip dari BeritaSatu.

Film tersebut dinilai telah menghina dan melukai perasaan umat islam di seluruh dunia. Beberapa lama setelah berita terkait protes film Innocence of Muslims di negara-negara Timur-Tengah meluas, aksi protes yang menentang Amerika terus meluas di mana-mana.

Protes keras berawal di Libya di mana Duta Besar Amerika Serikat beserta tiga staffnya tewas terkena serangan roket saat berada di dalam mobil untuk proses evakuasi. Presiden Barrack Obama pun bereaksi cukup keras dengan mengirimkan kapal perusak ke kawasan tersebut. Reaksi ini juga sempat dikhawatirkan menyebabkan krisis di Timur-Tengah.

Di Indonesia sendiri, aksi protes di Kedutaan Amerika sebelumnya terjadi pada Jumat (14/9) lalu oleh Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Mereka juga memprotes film berdurasi 13 menit yang sangat melecehkan agama Islam. Namun, aksi protes hari ini menyita lebih banyak perhatian karena diwarnai kericuhan.

Sementara itu, Nakoula Basseley Nakoula, pria yang mengaku bertanggung jawab penuh atas film tersebut mengaku sengaja membuatnya. Ia, besama dengan 59 pemain serta 45 kru, memproduksi film tersebut tahun lalu dengan judul Desert Warriors tahun lalu. Para aktor mengaku tertipu karena tidak mengetahui bahwa film tersebut akan digunakan untuk sesuatu yang provokatif dan berbahaya.

Masih dikutip dari sumber yang sama, dilaporkan bahwa Nakoula membuat film tersebut dengan sengaja. Tujuannya adalah mengekspos kelemahan Islam ke seluruh dunia. (dd)

Comment di sini