Amien Rais: Solo Masih Kumuh, Gelap, dan Miskin

by
September 19th, 2012 at 12:03 pm

Jakarta (CiriCara.com)Amien Rais, mantan Ketua Umum MPR RI mengaku sangat terkejut ketika mendapati Joko Widodo mendapat predikat sebagai Walikota terbaik.

“Lah itu saya heran. Mas mas, saya itu orang Solo, kalau Solo jadi wali kota terbaik di muka bumi, itu gagal dan lemah,” kata Amien di silang Monas, Jakarta pada Rabu, 19 September 2012 seperti dikutip dari Inilah.com.

Dilansir dari sumber yang sama, menurutnya Kota Solo masih terlihat kumuh, gelap dan agak miskin.

“Saya kasih tau ya, saya sudah keliling ke Timur-Tengah, Eropa Timur, Eropa Barat, Amerika, Australia, Rusia, itu kota bagus cemerlang, rapi, hijau. Nah kalau Solo itu masih kumuh, gelap, dan agak miskin,” ungkapnya lagi terhadap sumber yang sama.

Dijelaskan lagi oleh pendiri Parta Amanah Nasional (PAN) dan mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah ini jika tingkat kemiskinan Solo tertinggi di Jawa Tengah.

Dikutip dari Republika.co.id, dalam kesempatan yang sama, Amien Rais memuji kinerja Fauzi Bowo sebagai Gubernur DKI Jakarta. Lewat upacara yang dihadiri ribuan pegawai negeri sipil (PNS) dari seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di DKI itu, Amien menyatakan, Fauzi Bowo pantas melanjutkan tradisi Ali Sadikin.

“Saya dan mas Fauzi sudah berteman lama. Saya kira beliau pantas melanjutkan tradisi Ali Sadikin. Untuk memimpin Jakarta menjadi lebih baik,” ucap dia.

Ungkapan yang sama tentang Jokowi juga disampaikan oleh Amien Rais dalam acara Halal Bihalal keluarga besar Amien Rais di Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa, 21 Agustus 2012 lalu.

“Selama periode Jokowi, angka kemiskinan meningkat. Masih banyak daerah kumuh seperti di Kota Solo seperti di daerah Nusukan,”

“Saya bangga bila ada orang Solo bisa memimpin Jakarta. Tapi selama memimpin Solo, justru angka kemiskinan di kota Solo semakin meningkat. Bagaimana memimpin Jakarta yang angkanya lima hingga enam kali lebih tinggi dibandingkan Solo? Jadi, predikat salah satu Wali Kota terbaik di dunia terlalu berlebihan dan menyesatkan,” tegas Amien Rais. (RN)

[colorvote id="4" style="wpcvp-poll"]

Comment di sini