Merasa Terancam, Keluarga Pembuat Film Anti-Islam Mengungsi

by
September 19th, 2012 at 9:45 am

Tempo

California (CiriCara.com) – Sejak munculnya pengecaman terhadap film anti-Islam “Innocence of Muslims”, keamanan anggota keluarga sang produser terancam. Sang produser, Nakoula Basseley Nakoula alias Sam Bacile mengklaim bahwa ia mendapat ancaman pembunuhan.

Kini keluarga Nakoula yang tinggal di Cerritos, California sudah pindah rumah untuk mengungsi. Mereka memutuskan untuk meninggalkan rumah sejak Senin (17/9) dini hari waktu setempat, dengan kawalan polisi, untuk mulai hidup dalam persembunyian.

Film Innocence of Muslims yang diproduseri Nakoula telah memicu protes penuh kekerasan anti-Amerika di seluruh dunia. Film tersebut dianggap telah melecehkan agama Islam dan menghina Nabi Muhammad SAW. Karena dibuat di Amerika, banyak negara di Timur Tengah yang melakukan aksi anti-Amerika.

“Mereka memutuskan bahwa mereka akan lebih aman keluar dari rumah itu sehingga bisa bergerak dan hidup normal,” tutur Steve Whitmore, juru bicara kepolisian. Ia mengungkapkan bahwa pihaknya hanya melakukan tindakan pengamanan saat keluarga Nakoula pindah rumah.

Menurut Whitmore, keputusan untuk mengungsi tersebut diambil atas kemauan dari pihak keluarga Nakoula sendiri. Whitmore menolak menyebutkan di mana tempat tinggal baru keluarga Nakoula tersebut. Menurutnya, semua keputusan ada pada keluarga Nakoula.

Sebelumnya, dalam memproduksi film Innocence of Muslims, Nakoula menggunakan nama Sam Bacile sebagai samaran. Ia juga mengklaim bahwa film amatir tersebut dibuat dengan biaya mencapai US$ 5 juta, yang berasal dari teman-teman Yahudi-nya di Israel.

Namun, Nakoula kemudian mengaku kepada pihak berwenang bahwa ia dan anaknya Abanob Basseley, 21 tahun, yang bertanggungjawab atas produksi film itu. Biaya yang dikeluarkan juga hanya berkisar US$ 50 ribu sampai US$ 60 ribu dan syuting tak lebih dari 12 hari. Ia mengklaim biaya tersebut berasal dari keluarga istrinya di Mesir.

Nakoula Basseley Nakoula, 55 tahun, ternyata merupakan seorang Mesir-Amerika yang beragama Kristen Koptik. Dari catatan ABC News, Nakoula memang pernah melakukan tindakan yang melanggar hukum. Nakoula diketahui pernah dipenjara karena terlibat dalam kasus penipuan bank.

(YG)

Comment di sini