Pilkada DKI: Penayangan Hasil Quick Count Wajib Dilakukan Pukul 13.00 WIB

by
September 20th, 2012 at 11:33 am

VIVAnews

CiriCara.com – Walaupun telah dilarang untuk mengumumkan quick count atau hasil penghitungan cepat, beberapa televisi swasta di Jakarta masih berencana mengadakan proses penghitungan suara tersebut.

Karena kejadian ini, sebuah lembaga pemantau penyiaran, Indonesia Media Watch (IMW) mengirim surat protes ke Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) atas penayangan hasil penghitungan cepat Pilkada DKI Jakarta yang akan dilakukan oleh MetroTV dan TVOne.

Diberitakan oleh Beritasatu.com, laporan ini termuat dari salinan surat yang dikirmkan Peneliti dan Koordinator Divisi Monitoring IMW, Ardinanda Sinulingga kepada Ketua KPI, Riyanto pada hari Kamis, 20 September 2012.

IMW menyatakan bahwa hal ini sesuai dengan pasal 50 Pedoman Perilaku Penyiaran dan pasal 71 Standar Program Siaran yang mengatur soal Pilkada serta merujuk pada surat edaran KPU DKI Jakarta tentang publikasi hasil Pilkada DKI Jakarta.

Pelanggaran yang dilakukan oleh MetroTV terlihat saat stasiun televisi ini akan menayangkan informasi Quick Count – Hari ini 11.30 WIB di pojok atas kanan sepanjang siaran Metro Pagi pada hari ini, Kamis 20 September 2012.

Stasiun TV lain, TVOne juga berencana melakukan tayangan Quick Count – Pukul11.30 nanti yang terlihat sesekali pada pojok kanan di siaran Kabar Pagi, 20 September 2012, dan pada running text.

Padahal sebelumnya, KPID Jakarta telah mengingatkan kembali kepada seluruh lembaga penyiaran untuk tidak menyiarkan hasil penghitungan cepat sebelum masa pencoblosan ditutup pada pukul 13.00 WIB.

Dengan adanya pelanggaran yang dilakukan MetroTV dan TVOne, IMW telah mengadukan keduanya kepada KPI untuk memberi sanksi berat kepada kedua stasiun swasta tersebut demi terlindunginya publik dan kewibawaan KPI yang terus terjaga. (RN)

Comment di sini