Pilkada DKI: Jokowi Tak Akan Ambil Gaji dan Tunjangan Gubernur

by
September 21st, 2012 at 11:22 am

Wikipedia

Jakarta (CiriCara.com) – Jika resmi menjadi Gubernur baru DKI Jakarta nanti, Joko Widodo atau Jokowi berencana tidak akan mengambil gaji serta tunjangan.

Diberitakan oleh Tribunnews.com, Cagub yang diusung oleh PDIP dan Partai Gerindra ini menegaskan penyataannya tersebut  saat ditemui di posko pemenangan di Jalan Borobudur 22, Menteng, Jakarta Pusat pada hari Kamis, 20 September 2012.

Menurutnya, gaji tersebut akan dihibahkan untuk kegiatan sosial.

“Selama masih ada yang miskin, membutuhkan ya biar dipakai yang membutuhkan,” katanya.

Walau ia gemar berbuat sosial, namun Jokowi berharap jika aksinya ini tidak disalahartikan oleh warga Jakarta.

“Jangan dikait-kaitkan ke hal-hal yang pribadi. Ya itu tadi jawabannya itu,” kata dia.

Kebiasaan ini telah dimulai ketika Jokowi menjabat sebagi Walikota Solo. Selama tujuh tahun menjabat, ia tidak pernah sekalipun mengambil gaji beserta tunjangan yang menjadi haknya. Bahkan hal yang sama pernah dituliskan oleh Domu D Ambarita, salah satu tim penulis buku Jokowi, Spirit Bantaran Kali.

Saat menjabat sebagai Walikota Solo, gaji yang seharusnya ia dapat per bulan adalah Rp. 7.250.000 dengan tunjangan yang bernilai lebih dari Rp. 22 juta. Menurut Domu, Jokowi tidak pernah mengambil gajinya namun mengkonversi gaji tersebut dengan uang pecahan senilai 10.000 hingga 50.000 yang dibagi-bagikan kepada warga yang sangat miskin.

Untuk menafkahi keluarganya, Jokowi dan istri memiliki pendapatan dari usaha lain seperti bisnis mebel rumah dan taman serta tekstil jauh sebelum menjadi Walikota Solo. Dengan usaha inilah, kebutuhan keluarga Jokowi masih terpenuhi apalagi usaha tersebut masih digelutinya walaupun sudah menjadi seorang Walikota.(RN)

Comment di sini