Pilkada DKI: Rp.11 Miliar untuk Kampanye Jokowi-Basuki

by
September 21st, 2012 at 8:50 am

Kompas

Jakarta (CiriCara.com) – Setelah Pilkada putaran kedua yang dilangsungkan kemarin, pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur, Jokowi dan Basuki mengungguli pasangan lainnya Foke dan Nara dalam quick count atau perhitungan sementara.

Seusai unggul sementara dalam putaran kedua tersebut, Prasetyo E. Marsudei selaku bendahara Tim Sukses Cagub dan Cawagub, Jokowi dan Basuki, mengungkapkan jika total dana kampanye adalah sekitar Rp. 11 miliar yang dialokasikan untuk saksi dan operasional.

“Hampir Rp 11 miliar itu, untuk saksi dan operasional. Kalau putaran pertama hampir Rp 16 miliar. Putaran kedua lebih rendah dananya karena waktunya lebih pendek dan kami sudah tahu medan untuk kampanye,” ungkap Prasetyo pada hari ini, Jumat 21 September 2012, seperti yang dikutip dari Tribunnews.com.

Menurut Prasetyo lagi, dana tersebut dihabiskan untuk biaya saksi, kampanye dan operasional Pilkada putaran kedua.

“Kalau dananya dari gotong-royong, kami hanya menyiapkan dana saksi, kampanye, dan operasional kampanye. Kalau saksinya dua lapis, dua lapis kali Rp 200 ribu dikali 15 ribu saksi,” jelasnya.

Dana sebesar itu berasal dari kantong Jokowi, Basuki dan sumbangan dari relawan lainnya sementara dari pihak partai PDIP dan Gerindra membantu turun ke lapangan dan mengeluarkan dana sendiri.

Prasetyo mengungkapkan lagi bahwa tidak ada aliran dana dari sejumlah pengusaha. Bendahara tersebut juga menambahkan jika dana tersebut bersih dan bukan merupakan hasil kejahatan.

“Saya enggak curiga, dia (Jokowi) orangnya terbuka kok soal dana. Dan Pak Jokowi orangnya saya yakin bersih. Lagipula dia orangnya enggak mau yang aneh-aneh. Kalau dia sudah masuk dengan uang yang tidak benar, maka nanti kerjanya juga tidak benar. Itu yang ditekankan oleh dia,” kata  Prasetyo lagi, masih dikutip dari sumber yang sama. (RN)

Comment di sini