Pilkada DKI: Siarkan Quick Count, MetroTV dan TVOne Diadukan ke KPI

by
September 21st, 2012 at 10:38 am

Tribunnews

Jakarta (CiriCara.com)Indonesia Media Watch (IMW), sebuah lembaga nirlaba yang memantau penyiaran mengadukan dua buah televisi swasta, Metro TV dan TVOne karena telah menyiarkan hasil hitung cepat (quick count) pada Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) sebelum waktu pencoblosan usai pada pukul 13.00.

Seperti yang telah diberitakan oleh Tempo.co, Ardinanda selaku Koordinator Divisi Monitoring IMW telah mendesak KPI untuk memberikan sanksi berat terhadap kedua lembaga penyiaran karena pelanggaran yang dilakukannya.

Dua stasiun televisi swasta ini kemarin telah mengumumkan penayangan hasil quick count pada pukul 11.30 WIB. Bahkan sejak Kamis pagi, keduanya telah mengumumkan informasi tersebut dalam tayangan berita pagi harinya pada Metro Pagi milik Metro TV dan Kabar Pagi milik TVOne.

Bahkan Metro TV meminta para penyiarnya untuk menyebar luaskan berita tersebut melalui media sosial seperti Twitter dan Facebook.

“Ini melanggar Pedoman Perilaku Penyiaran dan Pasal 71 Standar Program Siaran,” ujarnya  kepada sumber yang sama. Pasal 71 satu tersebut mengatur tentang penyiaran Pemilu dan Pilkada.

Ardinanda sangat menyesalkan sikap kedua stasiun televisi tersebut. Padahal sebelum Pilkada dilaksanakan, KPID telah mengingatkan kembali kepada seluruh lembaga penyiaran baik radio maupun televisi untuk tidak menyiarkan hasil penghitungan cepat sebelum masa pencoblosan ditutup pada pukul 13.00 WIB.

“Kami minta mereka diberi sanksi berat demi terlindungnya publik dan tegaknya wibawa KPI,” tegasnya. (RN)

Comment di sini