Isu “Innocence of Muslims” Iran Tutup Google

by
September 25th, 2012 at 11:57 am

Teheran (CiriCara.com) – Pemerintah Iran telah menutup akses internet ke mesin pencari Google. Bahkan, semua layanan yang disediakan Google seperti, Gmail pun tidak bisa diakses mulai Senin (24/9/2012). Pemblokiran ini bertujuan untuk menjaga keamanan negara.

Para pejabat Iran mengklaim, pemblokiran ini adalah bagian dari rencana lama. Pasalnya mereka sudah mulai merencanakan program jaringan intranet dalam negeri. Program ini bertujuan untuk menangkal ancaman dari luar terhadap keamanan internet Iran.

Sekretaris Tim Pemantau Muatan Internet Iran, Abdolsamad Khoramabadi, menuturkan pemblokiran ini hanya bersifat sementara. Namun ia belum bisa memastikan kapan layanan Google akan kembali dibuka.

“Atas permintaan masyarakat, akses ke Google dan Gmail akan dibatasi secara nasional. Layanan ini akan dibatasi hingga pemberitahuan lebih lanjut,” tutur Khoramabadi.

Meskipun demikian, kuat dugaan pemblokiran Google ini dimaksudkan untuk mencegah konflik akibat film Innocence of Muslims. Pasalnya, masih banyak video film menghina Islam yang bisa diakses melalui YouTube ataupun Google.

Untuk mencegah aksi demonstrasi akibat konten yang dianggap tidak Islami, maka pemerintah Iran akan memblokir internet. Namun, sebagai gantinya Iran akan menyediakan jaringan intranet nasional. Nantinya, dalam jaringan ini semua konten diklaim sudah bebas dari konten yang menghina Islam.

Para pejabat Iran mengklaim bahwa jaringan intranet ini diyakini akan lebih cepat dan aman. Namun, banyak pihak yang menilai jaringan ini hanya akan membuat pengguna lebih mudah diawasi oleh pemerintah.

Meski akan menyediakan jaringan baru, pemerintah Iran mengaku tidak akan memutus akses warga ke internet. Pemblokiran internet di Iran biasanya hanya bersifat sementara sampai konten yang dilarang itu hilang.

Sebelumnya, akibat dari film Innocence of Muslims yang dianggap menghina Nabi Muhammad SAW dan Islam ini, sejumlah negara mengalami konflik. Bahkan, aksi penolakan film ini berujung kematian Kedubes AS di Libya. (YG)

Comment di sini