Kegaduhan Dapat Memicu Epilepsi pada Gadis 2 Tahun Ini

by
September 25th, 2012 at 2:18 pm

Daily Mail

CiriCara.com – Sebuah keluarga kecil di selatan Wales, harus tinggal dalam keheningan karena anak bungsu mereka menderita kelainan fisik yang langka.

Pasangan suami-istri, Ashley dan Laura dikaruniai 2 orang putri yang cantik. Putri pertama mereka, Neveah, berusia 8 tahun; dan putri keduanya bernama Blisse Mellens, baru berumur 2 tahun.

Tetapi sungguh memprihatinkan, keluarga bahagia ini harus dihadapkan dengan penyakit epilepsi/ayan fatal yang dialami Blisse Mellens.

Tidak seperti penderita epilepsi pada umumnya, Blisse tidak boleh mendengar suara bising atau kegaduhan apapun. Jika dia mendengar suara gaduh sedikit saja, maka tubuhnya akan kejang-kejang. Begitu pula dengan gerakan cepat secara mendadak, juga mampu membuatnya mengamuk dan kejang-kejang.

Epilepsi yang diderita Blisse rupanya dipicu oleh kondisi otak yang langka, yaitu Polymicrogyria dan Nodular heterotopias perventicular. Kelainan ini baru diketahui oleh orangtuanya ketika Blisse mengalami kejang-kejang saat usia 4 bulan.

Akibatnya, ayah, ibu, dan Neveah harus menjaga rumah mereka sehening mungkin tanpa ada suara sedikit pun.

Neveah, sang kakak tidak boleh bermain dengan membuat suara gaduh saat di dalam rumah. Laura, dan suaminya pun selalu memakai nada getar pada ponsel mereka, saat sedang di rumah. Semua hal ini dilakukan demi menjaga supaya Blisse tidak kejang-kejang dan mengamuk.

Selain itu, mereka juga bergiliran menjaga Blisse saat tidur malam untuk menghindari kejang mendadak yang sering dialami Blisse.

Daily Mail melaporkan bahwa Blisse pernah mengalami kejang hebat yang mengakibatkan tubuhnya menjadi biru dan sempat berhenti bernapas untuk beberapa saat. Tim dokter menyebut kejang tersebut sebagai kejang tonic-clonic.

Laura menyampaikan bahwa dokter mengatakan padanya kalau Blisse tidak akan mampu untuk bicara, duduk dan berjalan. Sedangkan, kedua orangtua Blisse sangat berharap dapat mendengar suara anaknya.

Daily Mail

Meski Blisse tidak dapat berkomunikasi lewat mulut, mata dan raut wajahnya dapat mengekspresikan apa yang dia inginkan, sehingga Laura berkomunikasi dengan putri bungsunya melalui tatapan mata. (yk)

Daily Mail

Comment di sini