CiriCara: Cara Baik dan Sopan Meminjam Uang

by
September 26th, 2012 at 11:45 am

CiriCara.com – Dalam keadaan ekonomi seperti sekarang ini, mungkin sebagian orang pernah terpaksa meminjam sejumlah uang pada kerabatnya. Namun, perkara pinjam-meminjam uang menjadi masalah sensitif bagi kedua belah pihak, peminjam uang dan pemberi utang. Meminjam sejumlah uang kepada orang lain terkadang terpaksa dilakukan karena untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Namun, sebenarnya ada cara agar Anda tidak usah meminjam uang kepada orang lain, antara lain menyiapkan dana darurat, mengatur anggaran pengeluaran dengan baik, dan lain sebagainya. Jika terpaksa ingin meminjam uang, maka lakukanlah degan cara yang sopan. Agar tidak terkesan memaksa kepada si pemberi utang, sebaiknya simak 4 cara berikut ini:

1. Tidak memaksa

Jika Anda memutuskan untuk meminjam uang kepada orang lain, maka buatlah permintaan itu sebagai pilihan yang tidak terkesan memaksa. Kimberly Palmer, penulis buku “Generation Earn: The Young Professional’s Guide to Spending, Saving, and Giving Back” mengatakan bahwa memaksa seseorang untuk meminjamkan uang kepada Anda hanya akan merusak hubungan persahabatan kalian. Untuk itu, bicaralah baik-baik kepadanya dan buka percakapan dengan menekankan bahwa mereka tak perlu merasa bersalah jika tidak bisa membantu Anda.

2. Spesifik dan jujur

Bersikap spesifik dan jujur sangat penting Anda lakukan jika ingin meminjam uang kepada kerabat. Pemberi pinjaman juga ingin mengetahui alasan Anda mengapa meminjam uang. Untuk itu, jelaskanlah sejujur-jujurnya kepadanya karena ia juga berhak tahu untuk apa uangnya digunakan. Dengan begitu, si pemberi pinjaman mungkin tidak akan keberatan untuk meminjamkan uang kepada Anda asalkan digunakan untuk memenuhi kebutuhan atau hal yang positif.

3. Buat bukti tertulis

Tawarkan bukti tertulis kepada si pemberi pinjaman bila kamu ingin meminjam uang dengannya. Cara ini agar ia benar-benar percaya kepada Anda. Buatlah perjanjian pinjam-meminjam uang di secarik kertas. Secarik kertas tersebut berisikan nama kedua belah pihak, tanggal, dan tanda tangan kedua belah pihak. Cara ini juga untuk melindungi Anda dan si pemberi pinjaman.

4. Tepat waktu

Bila Anda sudah dipinjamkan uang kepadanya, pegang teguh kepercayaan yang diberikan pemberi pinjaman dengan mengembalikan dananya sesuai apa yang telah disepakati. Messki tidak harus, tak ada salahnya untuk melebihkan sedikit jumlah dana yang dikembalikan sebagai ucapan terima kasih.

Bila meminjam uang dengan orang lain dengan cara yang sopan, maka si pemberi pinjaman juga tidak akan berpikiran negatif kepada Anda. Selain itu, hubungan kalian juga tidak akan menjadi rusak hanya karena uang. (NR)

Comment di sini