Gereja Katolik di Inggris Melarang Kelas Yoga

by
September 27th, 2012 at 9:48 am

Standard

Southampton (CiriCara.com) – Salah seorang instruktur Yoga dan Pilates, Cori Withell (37) telah memesan aula gereja St.Edmund di Southampton, Inggris untuk membuka kelas latihan yoga dan pilates.

Menurut keterangan Cori kepada Sky News, pihak gereja sudah mengiyakan pemesanan tersebut sejak dua bulan yang lalu. Namun, kurang 10 hari lagi, tiba-tiba saja, pihak gereja membatalkan pemesanan tersebut, bahkan melarang kelas yoga dan pilates diadakan di dalam gedung gereja.

Penyebabnya gereja menilai bahwa yoga atau pilates adalah kegiatan keagamaan umat Hindu. Hal ini diungkapkan langsung oleh Pastor John Chandler.

Huffington Post

“Aula gereja hanya boleh digunakan untuk kegiatan-kegiatan Katolik. Sedangkan, yoga merupakan latihan spiritual umat Hindu. Kegiatan di luar aktivitas agama Katolik dilarang diadakan di dalam gedung gereja.” ujar Pastor John Chandler.

Selain itu, dia juga menambahkan kalau sebagai gereja Katolik mereka harus mengabarkan injil, sehingga itulah yang mereka lakukan, yakni melarang diadakannya kelas yoga dan pilates pada aula gereja.

Meski sudah membayar harga sewa sebesar 180 poundsterling (2 juta rupiah) pada saat pemesanan, kelas yoga dan pilates yang akan diadakan oleh Cori Withell tetap dilarang menggunakan ruang dalam bangunan gereja St.Edmund.

Sedangkan, Cori mengatakan bahwa yoga dan pilates bukanlah ritual keagamaan, tetapi hanya sekadar latihan mengontrol diri dan pikiran.

Menurut Cori, larangan menggunakan aula gereja untuk kelas yoga dan pilates bukanlah bagian dari kebijakan gereja Katolik, tetapi hal ini lebih bergantung pada keputusan Pastor yang menjadi imam dalam gereja tersebut.

Buktinya saja, beberapa gereja Katolik lainnya malah ada yang menggunakan metode yoga untuk relaksasi.

Akan tetapi, hal ini dibantah oleh juru bicara Keuskupan Katholik Portsmouth. Pihaknya mengatakan bahwa tidak mungkin bagi gereja Katolik memperbolehkan ruangan dalam bangunan gereja digunakan untuk kegiatan non-Kristiani. Untuk kasus yoga ini, memang menimbulkan dilematis karena yoga dan pilates dianggap sebagai kegiatan meditasi para umat Hindu.

Fakta ini menunjukan kalau masih adanya pembatas antar umat beragama. Setiap individu memiliki sudut padang masing-masing terhadap yoga dan praktik agama lainnya. Penilaian terhadap kasus ini kembali lagi pada pemahaman dan cara pandang masing-masing orang terhadap setiap agama yang ada di dunia ini.

(yk)

Sky News

Comment di sini