CiriCara: Cara Mengurusi Anak Berkebutuhan Khusus

by
October 1st, 2012 at 3:50 pm

CiriCara.com – Anak adalah anugerah bagi orangtuanya. Orangtua akan menjaga anaknya dengan baik hingga menjadi orang yang sukses di masa yang akan datang. Menjadi orangtua dan megasuh si anak merupakan pekerjaan yang menyenangkan, penuh tantangan, sekaligus berbagai emosi di dalamnya. Terlebih lagi jika si buah hati memiliki kebutuhan khusus atau autis.

Sebagai orangtua, Anda harus berusaha agar mereka dapat berpotensi maksimal dan mencapai kebahagiaannya. Dengan perencanaan yang matang, cinta, dan dukungan Anda, anak dengan autisme ini dapat belajar, tumbuh, dan berkembang dengan maskimal. Namun, Anda juga harus pintar-pintar membagi waktu antara merawat si buah hati dan aktivitas lainnya. Bagaimana caranya? Untuk itu simaklah tips berikut ini yang dicuplik dari Vemale.com:

1. Salurkan emosi dengan benar

Sangat wajar bila para orangtua mengalami masa penuh tekanan saat pertama kali menghadapi buah hati mereka memiliki kebutuhan khusus. Masih banyak orangtua yang malu jika memiliki anak seperti ini, padahal yang harus Anda lakukan adalah menerima dan mulai merencanakan berbagai kebutuhan buah hati. Karen Krivit, seorang pekerja sosial untuk Philadelphia Elwyn Early Intervention SEEDS Program dan pemilik Philadelphia Autism Network mengatakan bahwa keluarga dengan anak berkebutuhan khusus harus memiliki sikap yang gigih, fleksibel, berpikiran terbuka, dan memiliki pengetahuan yang positif.

2. Terima dan beri dukungan

Ketika sedang hamil, mungkin Anda bermimpi untuk mengajarkan anak berenang, balet, bermain piano, dan lain sebagainya. Namun, impian tersebut telah kandas jika Anda mengetahui bahwa sang anak membutuhkan perhatian khusus. Karen Krivit menyarankan Anda untuk mengubah impian tersebut menjadi mulai menerima kemampuan yang dimiliki oleh buah hati yang memiliki kebutuhan khusus. Keluarga harus belajar memberi rasa toleransi dan menghilangkan perasaan ambigu. Jika Anda bisa menerima dan merawatnya dengan baik, maka akan sangat membantunya untuk berkembang sekaligus melihat potensi dan kekuatan mereka. Selain itu, Anda bisa konsultasikan masa depannya pada dokter dan ahli pendidikan.

3. Lebih sabar menghadapinya

Rasa stres dan frustasi akan muncul dengan mudah pada saat menghadapi buah hati yang memiliki kebutuhan khusus, termasuk buah hati lain. Saat bertemu dengan dokter dan menghadapi masalah di sekolahnya, Anda sebagai orangtua harus bisa menarik nafas dalam sebelum memberikan reaksi apapun. Greene, seorang ibu yang memiliki buah hati yang menderita cystic fibrosis menyarankan agar para orangtua lebih santai dan fokus dengan apa yang bisa dilakukan saat ini, untuk mempermudah situasi penerimaan. Jangan banyak mencemaskan masa depan dan hal-hal yang belum terjadi.

4. Buat hidup lebih teratur

Anda harus lebih ketat menjalankan pola hidup yang teratur jika memiliki buah hati yang memiliki kebutuhan khusus. Bila buah hati Anda harus mengonsumsi obat-obatan dalam jangka waktu sekian jam, maka hal tersebut tak boleh terlewatkan, termasuk bila ada latihan atau jadwal mengunjungi terapis. Dengan menyusun jadwal, kehidupan Anda akan lebih teratur dan tidak ada yang terlewatkan. Selain itu, dengan adanya jadwal juga meminimalkan frustasi Anda. Julie Turkoske, seorang tim dari Special Needs Gamily Center at Children’s Hospital memberikan saran kepada orangtua dengan buah hati yang memiliki kebutuhan khusus agar mencatat semua informasi kesehatan yang berkaitan dengan perkembangannya.

5. Istirahat cukup

Memiliki buah hati dengan memiliki kebutuhan khusus memang mengeluarkan energi yang ekstra. Namun, bukan berarti Anda mengabaikan kesehatan dan waktu istirahat yang memang dibutuhkan oleh tubuh. Menjaga kesehatan tubuh Anda sama pentingnya dengan merawat si buah hati. Oleh karena itu, Anda harus mendapatkan istirahat dan nutrisi yang baik setiap hari. Berbaringlah sejenak saat dia sedang menjalankan latihan bersama terapis.

Bagaimanapun juga Anak merupakan anugerah terindah yang diberikan dari Tuhan untuk Anda. Anda harus merawat dan mengasuh anak itu sebaik mungkin agar ia bisa menjadi seseorang yang berhasil di masa yang akan datang. (NR)

Comment di sini