Casen, Bayi Malang yang Tidak Bisa Dipeluk

by
October 3rd, 2012 at 3:31 pm

ABC News

Washington (CiriCara.com) – Belakangan ini semakin sering terdengar banyak bayi yang mengalami kelainan saat mereka baru lahir maupun saat masa pertumbuhan.

Beberapa waktu yang lalu, pernah dikabarkan kalau ada seorang balita yang tidak memiliki kelenjar keringat, sehingga dia tidak boleh kepanasan.

Selain itu, ada pula anak batita yang tidak boleh mendengar suara bising sedikit pun, kalau tidak, penyakit ayannya akan kambuh.

Kali ini, jenis penyakit langka juga menimpa bayi laki-laki berumur 7 bulan, yang bernama Casen. Bayi mungil ini mengalami kelainan pada kondisi vaskular yang mengakibatkan pembuluh darah, kulit dan ototnya mengeras.

Proses mengerasnya otot, kulit dan pembuluh darah pada Casen diprediksi akan terus berlanjut hingga dia tumbuh dewasa nanti. Akibat dari proses pengerasan tersebut, Casen akan merasakan sakit yang tidak tertahankan jika terjadi pergesekan dengan orang lain, dipeluk, dipegang, atau bahkan disentuh orang lain.

Mayoritas para ibu tidak pernah merasa khawatir untuk memeluk buah hatinya, lain halnya dengan Jenna Buswell. Jangankan untuk memeluk putranya, untuk menyentuhnya saja, Jenna harus ekstra hati-hati. Dia harus memperhatikan daerah-daerah yang rawan sakit saat ingin menyentuh bayi laki-lakinya ini. Itulah sebabnya, sang ibu, tidak dapat memeluk buah hatinya sendiri.

Jenna menyampaikan hal ini kepada ABC News. Dia mengatakan kalau dirinya harus sangat hati-hati meletakkan Casen di tempat tidur atau di manapun, karena kulit yang mengeras menimbulkan rasa sakit yang luar biasa pada dirinya.

Yahoo melaporkan bahwa jenis penyakit seperti Casen hanya diderita oleh 14 orang di dunia ini. Parahnya lagi, belum banyak dokter dan rumah sakit yang sanggup menangani kelainan langka seperti ini.

Jenna mengatakan bahwa hanya ada satu-satunya pasangan dokter di dunia ini, yang terkenal dapat melakukan pengobatan untuk kondisi kelainan seperti Casen ini.

Dokter tersebut adalah sepasang suami-istri, dr. Miikka Vikkula dan istrinya, dr. Laurence Boon. Tetapi, kedua dokter ini tidak tinggal di Amerika Serikat. Mereka adalah warga negara Belgia, dan menetap di Brussel.

Demi kesembuhan anaknya, Jenna dan suaminya beserta putri sulung mereka yang baru berusia 3 tahun, langsung menemui pasangan dokter tersebut pada musim panas lalu.

Menurut keterangan Jenna, pasangan dokter itu adalah satu-satunya dokter yang mampu memberikan gambaran jelas tentang apa yang harus mereka lakukan untuk merawat Casen.

Dokter juga mengatakan bahwa langkah awal untuk proses penyembuhan kelainan ini adalah dengan laser. Casen harus melakukan pengobatan laser hingga usia 3 tahun guna mencegah pengerasan kulit, otot dan pembuluh darahnya.

Jenna berencana untuk memulai pengobatan rutin itu setelah Casen berumur 18 bulan (1 tahun 6 bulan), tetapi ketidak-teraturannya pernapasan Casen membuat kedua orangtua ini tidak punya pilihan lain, selain segera memulai pengobatan tersebut.

Jenna, seorang guru, dan suaminya yang bekerja sebagai administrator kontrak berencana untuk segera pindah ke Brussel demi kemudahan pengobatan Casen.

Kabar baiknya, kondisi Casen mengundang simpati dari berbagai pihak, dan mereka sudah memberikan donasi untuk bantuan dana pengobatan yang dibutuhkan bayi malang ini.

Semoga Casen dapat segera disembuhkan dan dia dapat menjalani kehidupan normal nantinya. (yk)

Yahoo

Comment di sini